PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Jalan Nasional Rusak Parah, Gubernur Kaltim Desak BBPJN Bertindak: Ini Satu-satunya Akses ke Mahulu

Home Berita Jalan Nasional Rusak Para ...

Akses darat satu-satunya menuju Mahakam Ulu kian memprihatinkan. Jalan nasional di Muara Lawa rusak parah, biaya logistik melonjak, dan warga terancam terisolasi. Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mendesak BBPJN segera melakukan perbaikan.


Jalan Nasional Rusak Parah, Gubernur Kaltim Desak BBPJN Bertindak: Ini Satu-satunya Akses ke Mahulu
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud bersama rombongan saat meninjau kondisi jalan nasional penghubung Samarinda-Kutai Barat-Mahakam Ulu. Foto: antara

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mendesak perbaikan segera terhadap jalan nasional yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat. Ruas jalan ini menjadi satu-satunya jalur darat penghubung Kutai Barat menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), wilayah pedalaman hulu Sungai Mahakam.

“Jalur ini sangat vital bagi perputaran ekonomi masyarakat. Kami meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) segera turun tangan melakukan perbaikan,” tegas Rudy Mas’ud dikutip Minggu (11/1), dari antara.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi darat yang setiap hari melintas. Dampaknya terasa langsung pada distribusi logistik dan kebutuhan pokok masyarakat Mahulu.

Rudy menekankan bahwa jalan tersebut memiliki nilai strategis tinggi karena menjadi urat nadi ekonomi dan sosial bagi wilayah yang tergolong tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjut Rudy, terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat melalui BBPJN agar penanganan jalan Muara Lawa masuk dalam prioritas utama.

“Kami terus memantau proses perbaikan fisik di lapangan supaya arus logistik kembali lancar tanpa hambatan berarti,” ujarnya.

https://eksposkaltim.com/berita-15818-kaltim-protes-pemangkasan-dbh-ekonom-tantang-menteri-dan-dpr-nginap-di-mahulu-.html

Ia berharap perbaikan infrastruktur ini tidak sekadar memulihkan aksesibilitas, tetapi juga menekan tingginya biaya logistik yang selama ini membebani masyarakat di Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Peninjauan langsung yang dilakukan Gubernur Kaltim ke lokasi disebutnya sebagai bagian dari upaya pembenahan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

“Warga berharap besar bisa segera menikmati akses jalan yang mulus dan aman untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kutai Barat dan Mahakam Ulu,” katanya.

Selain perbaikan, Rudy juga meminta agar rekonstruksi jalan nasional dilakukan dengan memperhatikan kondisi alam serta kapasitas kendaraan yang melintas, khususnya angkutan logistik dan bahan bakar minyak (BBM).

“Standarisasi jalan nasional harus disamakan, kapasitasnya setara dengan yang ada di Jawa, Sumatera, maupun Sulawesi,” tegasnya.

Di sisi lain, Gubernur Kaltim juga mengingatkan perusahaan pemilik kendaraan angkut agar tidak melakukan praktik over dimension over loading (ODOL) yang mempercepat kerusakan jalan.

“Tolong pemilik kendaraan angkut jangan ODOL. Ini demi kepentingan masyarakat dan kita semua,” pungkas Rudy.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :