PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Keajaiban Kakaban, Danau Purba yang Menyimpan Evolusi Ubur-Ubur Langka

Home Berita Keajaiban Kakaban, Danau ...

Terisolasi selama ribuan tahun di tengah pulau karang, ekosistem unik ini menjadi habitat empat spesies ubur-ubur yang berkembang secara berbeda dari kerabatnya di laut lepas.


Keajaiban Kakaban, Danau Purba yang Menyimpan Evolusi Ubur-Ubur Langka
Pesona Danau Kakaban, Berau, Kaltim dengan keunikan ubur-ubur tak menyengat. Foto via Indonesia Juara Asia Blog

EKSPOSKALTIM, Berau — Di tengah gugusan Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, tersimpan sebuah keajaiban alam yang sulit ditemukan di belahan dunia lain. Danau Kakaban, danau purba yang terbentuk dari atol karang terangkat, menjadi rumah bagi sejumlah spesies ubur-ubur langka yang berevolusi secara unik selama ribuan tahun dalam ekosistem yang terisolasi.

Keunikan inilah yang terus dioptimalkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu daya tarik utama pariwisata bahari sekaligus ikon ekowisata daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur Muhammad Faisal mengatakan Danau Kakaban merupakan destinasi ekowisata seluas sekitar 400 hektare yang memiliki karakteristik geologi sangat khas.

Menurutnya, danau tersebut terbentuk dari struktur atol karang yang terangkat ke permukaan dan kemudian berkembang menjadi danau air asin di tengah pulau.

"Destinasi ekowisata seluas 400 hektare ini menawarkan fenomena geologi langka berupa danau air asin raksasa yang terbentuk dari struktur atol karang yang terangkat ke permukaan," ujar Faisal, Sabtu (18/7).

Ekosistem Purba yang Tetap Terjaga

Salah satu keistimewaan Danau Kakaban terletak pada sistem hidrologinya yang unik. Meski berada di daratan, kondisi air di danau ini tetap dipengaruhi laut melalui saluran-saluran kecil di bawah permukaan tanah.

Perpaduan antara air hujan, resapan tanah, dan sirkulasi pasang surut laut menciptakan lingkungan air payau yang relatif stabil sepanjang tahun.

"Sirkulasi aliran air laut yang terhubung melalui saluran-saluran kecil di bawah tanah ini secara alami menjaga keseimbangan ekosistem danau sehingga menjadi habitat sempurna bagi biota langka," kata Faisal.

Keadaan tersebut membuat Danau Kakaban berkembang menjadi habitat ideal bagi berbagai organisme yang sulit ditemukan di tempat lain.

Rata-rata sekitar 100 wisatawan mengunjungi kawasan ini setiap hari untuk menikmati keindahan alam sekaligus menyaksikan langsung kehidupan bawah air yang unik.

Rumah Empat Spesies Ubur-Ubur Langka

Daya tarik utama Danau Kakaban adalah keberadaan empat spesies ubur-ubur yang dikenal tidak menyengat manusia.

Keempat spesies tersebut meliputi ubur-ubur emas (golden jellyfish), ubur-ubur terbalik (upside-down jellyfish), ubur-ubur bulan (moon jellyfish), dan ubur-ubur kotak kecil.

Menurut Faisal, isolasi alami yang berlangsung sangat lama telah memicu proses adaptasi dan evolusi yang unik pada sejumlah spesies di dalam danau tersebut.

"Isolasi ekosistem yang tertutup rapat ini memicu evolusi adaptasi yang luar biasa, sehingga sebagian spesies ubur-ubur tersebut diperkirakan telah berkembang menjadi subspesies baru yang sangat bernilai bagi riset sains," ujarnya.

Karena nilai ekologisnya yang tinggi, pengelolaan kawasan wisata Danau Kakaban dilakukan dengan prinsip konservasi yang ketat. Aktivitas wisata diatur agar tidak merusak terumbu Halimeda maupun kualitas air yang menjadi penopang utama kehidupan biota di dalamnya.

"Kita harus memastikan bahwa setiap upaya peningkatan kunjungan pariwisata di Berau mutlak dibarengi dengan langkah pelestarian yang ketat agar warisan prasejarah ini tetap utuh dinikmati generasi mendatang," tegas Faisal.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan, dan masyarakat setempat menjadi faktor penting agar potensi wisata berbasis edukasi dan konservasi tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian alam.

"Melalui pengemasan pariwisata berkelas dunia yang memadukan keajaiban alam dan nilai edukasi, pesona Danau Kakaban siap mengukuhkan identitas ekowisata Kalimantan Timur secara global," pungkasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :