PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Mau Tunjangan Profesi, Para Guru di Mahulu Wajib Lulus SIM-PKB

Home Berita Mau Tunjangan Profesi, Pa ...

Mau Tunjangan Profesi, Para Guru di Mahulu Wajib Lulus SIM-PKB
Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar Disdikbud Mahulu Markus Rambu. (Ekspos Kaltim/Surya)

EKSPOSKALTIM, Mahulu – Demi meningkatkan mutu tenaga pengajar, saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Didikbud) Mahulu tengah mempersiapkan tes sistem informasi manajemen pengembangan profesi kerja berkelanjutan (SIM-PKB). 

Dijelaskan Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar Disdikbud Mahulu Markus Rambu, SIM-PKB adalah tes yang diperuntukkan bagi guru-guru SD dan SMP se-Mahulu.

Seperti pengembangan diri atau pelatihan studi dan kurikulum, publikasi ilmiah atau karya ilmiah serta karya inovatif atau memanfaatkan fasilitas yang ada. 

“Saat ini sedang berlangsung proses pendaftaran guru-guru (SD dan SMP) yang bakal ikut SIM-PKB. Total, ada 140 guru yang sudah mendaftarkan dirinya,” jelasnya kepada Ekspos Kaltim, Jumat (18/8). 

Adapun serangkaian test SIM-PKB setelah melakukan pendaftaran peserta akan melakukan test uji kompetensi guru (UKG). Setelah dinyatakan lulus test UKG, para guru akan mengikuti tes pendidikan pelatihan guru (PPG).

“Setelah lulus PPG, para guru akan mendapatkan sertifikat,” paparnya.

Lebih jauh, Markus menerangkan, tes SIM-PKB dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi para pengajar SD dan SMP di Mahulu.

“Selain itu, agar para guru-guru di sini (Mahulu) bisa mendapatkan tunjangan profesi, maka mereka harus lulus test SIM-PKB,” katanya. 

Tes UKG akan dilaksanakan pada 4 hingga 8 Sepetember 2017. Sedangkan jadwal test PPG digelar pasca UKG.

“Setelah UKG kami rapatkan lagi mengenai tes PPG. Yang jelas jeda waktu antara UKG ke PPG tidak terlalu jauhlah,” paparnya. 

Namun tidak semua guru di Mahulu bakal mengikuti tes ini. Dia menuturkan, sebagian guru di Mahulu sudah ada yang lulus SIM-PKB yang dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, guru-guru di Mahulu yang belum mendapatkan sertifikat SIM-PKB lebih banyak ketimbang yang sudah mendapatkan.

“Masih ada sekitar 60-70 persen yang belum memiliki sertifikat tersebut,” tukasnya. (adv)


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :