EKSPOSKALTIM, Samarinda - Peringatan Hari Buruh atau yang lebih dikenal May Day tentu saja menarik untuk menjadi perhatian. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Provinsi Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim, Henry Pailan Tandi Payung angkat bicara.
Politikus berlatar pengusaha itu memandang perlu antara pengusaha dengan buruh dibangun suatu hubungan yang lebih menguntungkan lagi.
“Mereka (buruh) itu adalah aset yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sebuah usaha,” jelas Henri.
"Minimal antara pengusaha dan buruh menjadi rekan satu profesi yang sangat solid, bukan hanya sekedar atasan dan bawahan saja," katanya.
Sebaliknya, dikatakan Henri, para buruh pun harus dapat memberikan kontribusi nyata dan memadai sehingga layak disebut sebagi rekan kerja. “Jika dinilai baik tentu pengusaha harus memberikan mereka reward yang sepadan,” ujar pria asal Tanah Toraja, Sulawesi Selatan itu.
“Disamping itu pekerja juga harus total dalam mencurahkan segala pikiran, tenaga, waktu mereka untuk meningkatkan kerjasama antara pekerja dan pengusaha,” imbuhnya
Simbiosis mutualisme, kata Henry, harus terbangun antara pengusaha dan buruh. “Pekerja dan pengusaha itu simbiosis mutualisme, saling menguntungkan. Jadi perusahaan juga harus menganggap pekerja sebagai aset perusahaan. Karena tak satupun dari kedua belah pihak yang bisa bertahan atau berkembang tanpa kehadiran pihak yang lain. Kedua pihak pasti selalu dan saling membutuhkan,” terangnya
Sementara itu politikus asal Kota Taman, Bontang ini juga turut mengapresiasi tidak adanya aksi unjuk rasa pada peringatan May Day 2017. (Adv)

