PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

May Day Tanpa Demonstrasi, SPSI Bontang: Keuangan Defisit, Baru Dua Sektor yang Penuhi UMK

Home Berita May Day Tanpa Demonstrasi ...

May Day Tanpa Demonstrasi, SPSI Bontang: Keuangan Defisit, Baru Dua Sektor yang Penuhi UMK
Ilustrasi

EKSPOSKALTIM, Bontang - Gejolak pengupahan masih terjadi di sebagian sektor usaha. Pun, sampai sekarang Upah Minimal Kota (UMK) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, yakni sebesar Rp 2.497.542 masih belum dapat dipatuhi oleh sebagian besar pengusaha di Kota Taman.   

Hal itu sesuai apa yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bontang Nurhan, Senin (1/5) siang. 

Dia memastikan, di Bontang saat ini, hampir seluruh sektor usaha gagal mengikuti penerapan UMK yang telah ditetapkan itu. Penyebabnya, kata Nurhan, tiada lain pemasukan dan pengeluaran mereka yang tak seimbang.  

Sementara sektor usaha yang berhasil mengikuti UMK, kata Nurhan, baru di sektor kimia (anorganik), yakni PT Pupuk Kaltim. Dan juga, sektor penunjang migas, yakni PT Badak NGL. “Itu sesuai hasil sidak terakhir kami,” jelas lelaki yang berlatar wirausaha pengadaan barang dan jasa.   

Di sektor lainnya, yakni perhotelan dan swalayan, baru Hotel Bintang Sintuk yang beroperasi di Jalan Pupuk Raya, Bontang Utara, dan pusat perbelanjaan Ramayana di Jalan R. Suprapto, Bontang Baru, yang mampu membayar para pekerja mereka sesuai standar UMK. “Selebihnya masih dibawah UMK,” katanya.  

Dari data SPSI Bontang, kebanyakan para pekerja yang tidak dibayar sesuai UMK, hanya digaji rata-rata sebesar Rp 1,4 - 1,7 juta. 

Namun, nurhan juga memandang, jika memaksakan kehendak UMK, maka tidak menutup kemungkinan usaha mereka tidak akan bertahan lama. 

“Pernah juga saya tanyakan kepada para pekerja hotel dan swalayan terkait upah yang mereka terima dan mereka menjawab.’Dari pada tidak bekerja pak mending ada pamasukan dari pada tidak sama sekali,” imbuhnya 

Sementara itu, dalam peringatan May Day 2017, Nurhan memastikan tidak ada satupun aksi yang dilakukan sesuai instruksi dari SPSI pusat. 

Secara serentak SPSI di seluruh Indonesia, kata Nurhan tidak ada kegiatan unjuk rasa. ”Kalau ada aksi sebaiknya menginformasikan kepada kami dan jangan ada kegiatan tanpa ada instruksi dari Ketua DPC SPSI Bontang, kondisi keuangan saat ini juga defisit,” ujarnya.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :