EKSPOSKALTIM, Samarinda - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tengah menggodok bakal calon yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mendatang.
Tercatat, ada 12 nama yang dibidik. Informasi tersebut diketahui dari Bendahara DPD PDIP Kaltim, Samsun.
“Semua sudah kita rekomendasikan nama-namanya. Ada 12 nama yang kita ajukan ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat),” kata Samsun, saat ditemui di Hotel Selyca Mulia, Samarinda, Senin (6/11).
Dari nama-nama itu, kata dia, ada dari kader dan non kader. Dari kader, yaitu, Wakil Ketua DPRD Samarinda Siswadi, Zuhdi Yahya, Awang Ferdian Hidayat, dan Emir Moeis, dan Suriansyah.
Sedangkan bakal calon dari non kader yaitu Rusmadi Wongso, Rita Widyasari, Isran Noor, Syaharie Jaang dan Rizal Effendi. Termasuk Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin.
Baca juga: Demokrat dan PKB Sepakat Jaang-Rizal, Bagaimana dengan PPP ?
“Kalau bapak Safaruddin dia langsung ke DPP. Kalau yang lain melalui kita (DPD). Tapi itu tidak apa-apa. Itu nama-nama yang saya ingat ya,” ujarnya.
Disinggung soal kabar DPP PDIP telah memutuskan memilih Irjen Pol Safaruddin, namun usungan itu ditunda lantaran Safaraddin belum memiliki pasangan cawagub yang diusungnya, Samsun mengaku belum mengetahui kabar tersebut.
Namun menurutnya, sejatinya jika DPP sudah memutuskan, tentu akan ada SK yang diberitahukan ke DPD PDIP Kaltim.
“Saya belum dapat informasi itu. Apakah sudah dapat SK (surat keputusan) atau belum. Tapi saya kira DPP itu kalau sudah memutuskan, pasti SK dikeluarkan sekaligus, beserta pasangannya,” ujarnya.
Ia mengakui, adanya keinginan jika kader dari partai banteng ini yang bisa ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi di bumi etam.
Baca juga: Sekjen Golkar Ungkapkan Alasan Pilih Ridwan Kamil
“Tapi kalau DPP sudah memutuskan, kader atau non kader nanti, apapun perintah ketua umum (Megawati Soekarno Putri) kita akan lurus untuk melaksanakan apa hasil keputusannya,” tegasnya.
PDIP sendiri di Karang Paci, hanya memiliki 10 kursi, masih kurang satu kursi lagi untuk dapat mengusung pasangan Pilgub Kaltim 2018 nanti. Soal koalisi, Syamsun menyatakan, partainya terbuka dengan partai lain.
Ia menyanggah jika peta politik koalisi di tingkat nasional akan sama dengan di daerah. Menurutnya, di Kaltim dinamika politiknya sangat berbeda. “Bisa saja kami koalisi dengan PKS atau PAN. Semua partai kita sedang intens komunikasi kok,” ucapnya.
Ia memastikan, keputusan DPP akan segera diputuskan dalam waktu dekat. Ia manargetkan, akhir bulan November ini sudah ada nama-nama bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung partainya.
“Kita tunggu saja, karena kan sampai sekarang juga belum ada partai yang menyatakan dukungan nama calon kan. Kita juga maunya cepat, tapi kalau DPP punya pertimbangan lain kita tidak bisa memaksa. Jadi sabar saja, ya,” tutupnya. (*)
VIDEO: Ikut Bontang City Expo 2017, Diskominfo Usung Tema Bontang Jago Smart City
ekspos tv

