EKSPOSKALTIM, Bontang – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kota Bontang menggelar pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kota Bontang periode 2016-2021, bertempat di Auditorium Eks Kantor Walikota Bontang, Rabu (10/8) pagi.
Acara tersebut di hadiri Walikota Bontang Neni Moernaeni didampingi Wakil Walikota Bontang Basrie Rase, Ketua Dekranasda Provinsi Kaltim, Sekretaris Daerah (Sekda), FKPD, Ketua Tim PKK Kota Bontang, Pembina Dekranasda Kota Bontang, pimpinan perusahaan PKT dan LNG Badak, IKM Kerajinan serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua Tim PKK Kota Bontang Hapidah Basrie Rase dalam sambutannya mengucap terima kasih kepada pemerintah kota Bontang, yang senantiasa memfasilitasi kegiatan-kegiatan Dekranasda Kota Bontang.
Begitu pula untuk ketua Dekranasda Provinsi kaltim, yang senantiasa memberi arahan dan bekerjasama di dalam kegiatan Dekranasda, terutama pelantikan pengurus Dekranasda yang di laksanakan pada hari ini.
"Juga tidak lupa saya menyampaikan selamat kepada Pengurus Dekranasda Kota Bontang yang telah di lantik pada hari ini, untuk lima tahun kedepan (2016-2021)," kata Hapidah.
Ia menambahkan, keseluruhan yang hadir dalam kegiatan ini bukanlah suatu kebetulan, semuanya dipercaya untuk bersama-sama mengangkat harkat dan martabat bangsa ini.
Lebih lanjut, melalui karya dan kreasi kerajinan diharapkan dapat membangun masyarakat Kota Bontang yang kreatif, dan berdaya saing di berbagai level.
"Kita dipilih untuk dapat memperhatikan para pengrajin di Kota Bontang, agar karya yang mereka hasilkan bisa di kenal secara lokal, nasional dan bahkan internasional," ujarnya.
Sementara itu, Walikota Bontang Neni Moernaeni menyampaikan bahwa sebelumnya ia menantang Dewan Kesenian Kota Bontang yang baru terbentuk, untuk menciptakan kreatifitas seni ditengah anggaran kegiatan Bontang City Carnival (BCC) dicoret.
"Sebenarnya ini bagus di padukan dengan wadah Dekranasda. Karena di BCC ini menampilkan kreatifitas seperti baju-baju dan lain sebagainya. Jadi BBC tetap jalan, tapi tanpa dana APBD, " kata Neni dalam sambutannya.
kendati tidak ada dana untuk kegiatan tersebut, kata Neni, namun hal tersebut bisa diupayakan dengan cara meminta bantuan kepada perusahaan-perusahaan. Karena menurutnya, kegiatan ini sifatnya membangun semangat dari pada para pengrajin.

