EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Real Estate Indonesia (REI) turun tangan membantu permasalahan banjir yang belakangan waktu mendera Balikpapan.
Usai melakukan pengerukan sedimentasi drainase Jalan Jenderal Ahmad Yani, REI berencana menambah lagi titik pengerukan sedimen untuk mengurangi dampak banjir.
“Tunggu yang di Jalan Jenderal A Yani selesai, nanti akan dilakukan di tempat lain juga,” ujar Ketua Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Edy Djuwadi, Kamis (21/9).
Dia mengatakan, saat ini sudah banyak masyarakat yang menghubungi dan meminta pihanya membantu pengerukan sedimen di beberapa wilayah.
Seperti Jalan Beller yang selama ini kerap menjadi langganan banjir, dan Sungai Ampal yang dialiri banyak drainase.
“Nanti kami akan usahakan bantu pelebaran drainase di wilayah Batu Ampar, masyarakat sudah menyatakan mendukung. Setelah itu baru titik-titik yang lain,” terang dia.
Sisi lain, Edy mengatakan proses pengerukan sedimen yang ada di drainase Jalan Jenderal Ahmad Yani masih terus berlangsung dan ditarget selesai Sabtu (23/9) besok.
Pantauan media ini, pengerukan sudah mencapai sekitar 300 meter dari simpang tiga lampu merah Jalan Jenderal A Yani. Ia mengatakan panjang panjang drainase yang rencana dikeruk sekira 500 meter.
Dua unit alat berat diturunkan untuk mengeruk sedimen yang mencapai 3-4 meter. Selain pasir dan limbah rumah tangga, ada juga dua batang pohon yang ditemukan melintang di dalam drainase.
“Ya kan memang drainase ini sudah 15 tahunan tidak dikeruk, semoga Sabtu bisa selesai," ujarnya.

