EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Sebanyak 15 lanjut usia (Lansia) di Kota Bontang mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM). Adapun bantuan yang diberikan yani 13 kursi roda dan 2 tongkat berkaki 4.
Bantuan diserahkan langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, dan berlangsung di Hotel Tiara Surya, Rabu (31/7/2019).
Selain kursi roda dan tongkat dari DSPM Bontang, ada pula bantuan dari Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna Bandung, berupa seperangkat alat-alat multimedia. Seperti 1 unit komputer jinjing atau laptop, portable PC headset, keyboard protector, mouse, softcase, kaos, goody bag, dan tongkat lipat.
Wali Kota Neni berharap bantuan ini bisa meringankan beban dan memberi manfaat bagi para lansia di Kota Bontang. "Ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada sesama yang harus terus terpatri di dalam diri kita,” tutur Neni lewat siaran persnya.
Sebagai informasi, BRSPDSN Wyata Guna mempunyai tugas memberikan pelayanan rehabilitasi sosial terhadap penyandang disabilitas netra yang bersifat kuratif, rehabilitasi, promotif dalam bentuk bimbingan pengetahuan dasar pendidikan , fisik mental, sosial, pelatihan ketrampilan , resosialisasi dan bimbingan lanjut bagi para penyandang disabilitas netra.
Sehingga mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan masyarakat serta pengkajian dan penyiapan standar pelayanan, pemberian informasi dan rujukan. Salah satu fungsi bidang pelayanan rehabilitasi meliputi bimbingan fisik, mental, sosial, keterampilan, resosialisasi, penyaluran dan bimbingan lanjut seperti program penjangkauan (outreach).
Sementara, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Bontang, Abdul Safa Muha mengucapkan terima kasih kepada kementerian sosial atas penunjukan pemerintah kota Bontang sebagai pelaksana. "Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan di Kalimantan , terima kasih atas kepercayaannya menunjuk Bontang sebagai pelaksana" katanya
Lanjut Safa, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah menjadikan Bontang Sebagai Smart City. Dengan meningkatkan keterampilan para penyandang disabilitas di bidang komputer. Program ini bisa tercapai karena semua kalangan dapat menikmati perkembangan teknologi termasuk anak-anak yang memiliki kekurangan fisik.
Ke depan pihaknya bakal membuat Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang akan bekerja untuk membantu panyandang disabilitas dan program pelatihan yang dijalankan secara berkelanjutan. (adv)

