EKSPOSKALTIM, Bontang – Untuk mengantisipasi gejolak aksi atau unjuk rasa dari peringatan Hari Buruh se-Dunia atau May Day, Polres Bontang menggelar apel siaga 1, Senin, (1/5) pagi.
Sebanyak 260 personel dari beragam fungsi dan satuan hadir mengikuti apel yang dipimpin Wakapolres Bontang, Kompol Eko Alamsyah.
”Apel siaga 1 ini untuk antisipasi segala bentuk gangguan kamtibmas pada Peringatan Hari Buruh Internasional 2017,” jelas perwira berpangkat melati satu itu.
Sejauh ini, Wakapolres melaporkan peringatan May Day di wilayah hukum Polres Bontang berjalan sangat terkendali.
Tidak ada kegiatan aksi unjuk rasa dari serikat buruh manapun. “Sebagai penggantinya rekan-rekan dari serikat Buruh di Bontang dan Muara Badak hanya melakukan silaturahmi dan acara renungan,” jelas Wakapolres.
Pihaknya turut mengapresisasi rekan-rekan buruh yang tidak melakukan aksi unjuk rasa.
“Selamat Hari Buruh Internasional mari kita jaga keberagaman yang menjadi warna bangsa Indonesia,” jelas mantan Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Balikpapan ini.
Sebelumnya, satu hari menjelang Hari Buruh Sedunia atau lebih dikenal May Day, di Bontang, pengamanan diintensifkan di sejumlah objek vital nasional (obvitnas).
Sejak Sabtu (29/4) anggota reserse Polres Bontang disebar untuk melakukan sosialisasi dan dialog ke perusahaan-perusahaan nasional yang beroperasi di Kota Taman.
Antisipasi dini tersebut sengaja dilakukan demi mencegah timbulnya gejolak dan unjuk rasa merayakan May Day. Pun demikian pencegahan dilakukan kali pertama di obvitnas PT. Vico Indonesia di Muara Badak.
“Anggota Reskrim dan anggota Intel saya perintahkan untuk memonitor perkembangan situasi menjelang May Day disana,” jelas Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasubag Humas Iptu Suyono, beberapa waktu lalu.

