EKSPOSKALTIM, Mahulu - Serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Mahulu Agustinus Teguh tidak menerapkan "copy-paste" dalam menerapkan sebuah program dan kegiatan.
Ia beralasan bahwa untuk menangani permasalahan yang ada di Kabupaten Mahulu membutuhkan perlakuan yang tidak biasa seperti halnya daerah yang sudah berkembang. Menurutnya, untuk membuat suatu program dan kegiatan, harus berdasarkan pertimbangan akar masalah yang terjadi di daerah tersebut.
"Dibawah kepemimpinan saya tidak ada yang namanya Copy-Paste kegiatan. Dalam menentukan kegiatan itu, harus berdasarkan pemetaan permasalahan yang tepat sesuai kondisi lokasi. Lah, kalo kegiatan di kabupaten induk diberlakukan sama juga disini, pasti tidak akan memberi solusi," tegas Agustinus, saat ditemui d iruang kerjanya, Jalan Poros Ujoh Bilang, Long Bagun, Rabu (19/10/2016) siang.
Ia menginginkan perkembangan yang berarti bagi Mahulu sebagai langkah mendasar dimulai dari penggeraknya (Pemerintah Kabupaten, red). Sebagai daerah administrasi baru yang lahir dari Kubar, maka sistemnya tidak dapat disamakan.
"Kita mulai dari pemerintah dulu, jika dari pemerintah sendiri menggunakan cara pintas untuk bekerja, hanya memikirkan yang penting kegiatan berjalan, tanpa melihat apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat, maka sudah bisa dipastikan daerah ini tidak akan bisa maju," tandasnya.
Ia berharap pemikiran tersebut ada di setiap pelaku pemerintah, dengan benar-benar melihat masalah konkrit yang terjadi di sebuah wilayah, tinjau mulai dari kampung-kampunya, lalu ke ruang lingkup yang lebih besar lagi.
"Kita berharap, kegiatan kita ini tidak hanya menjadi laporan ke pusat saja, tetapi dapat dirasakan masyarakat. Makanya setiap penandatanganan rencana kegiatan, tidak semua saya setujui, percuma jika kegiatan hanya terusan monitoring dan evaluasi, bosan akan gitu-gitu saja," tandasnya.(Adv)

