EKSPOSKALTIM, Mahulu - Guna melihat kinerja tenaga pengajar yang ada di Kabupaten Mahakam Ulu (mahulu), pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan gelar uji kompetensi guru yang ada di daerah otonom baru ini.
Dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikbud Kabupaten Mahulu, Lusiana Hiroh, nantinya dalam uji kompetensi ini akan dinilai seperti apa cara guru dalam mendidik siswanya.
Bukan hanya itu, melalui uji kompetensi ini juga akan diketahui seberapa maksimalnya penerapan ilmu yang diberikan kepada siswa, sesuai latar belakangnya sebagai seorang guru.
"Dalam waktu dekat kami akan menggelar uji kompetensi buat seluruh guru yang ada di kabupaten mahulu, kegiatannya nanti bulan depan yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Long Bagun,” ujar Lusiana saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Poros Kampung Ujoh Bilang, Long Bagun, Rabu (19/10) siang.
Dijelaskan Lusiana, kegiatan ini dimaksudkan agar tenaga pendidik di Mahulu ini dapat memberikan cara mengajar yang baik, menguji kemampuan serta mengukur penerapan ilmu yang diberikan kepada siswa.
Kegiatan ini nantinya akan diikuti sebanyak 55 guru yang ada di Mahulu, diperuntukkan bagi guru bidang studi yang di ujian nasionalkan seperti Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris.
Tujuannya kata dia, agar guru mata pelajaran yang di ujian nasionalkan tersebut dapat memaksimalkan bidang studi yang mereka kuasai, sehingga bisa diterapkan secara maksimal pula ke siswa guna menghadapi UN nantinya.
"Kami berharap, dengan kegiatan ini , guru bidang mata pelajaran yang di UN-kan bisa menerapkan kemampuannya secara maksimal kepada siswanya, agar nantinya jika menghadapi UN dapat diselesaikan secara maksimal oleh siswa, hasil bimbingan guru tersebut," ujarnya.
Selain Uji Kompetensi Guru (UKG), pun akan dilaksanakan dua kegiatan lainnya yakni keterampilan mata pelajaran K13 kurikulum 2013 dan uji profesional guru.(ADV)

