PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Hadapi Tantangan IKN Baru, Sutomo Jabir : Pemprov Kaltim Perlu Berbenah Dari Sekarang

Home Berita Hadapi Tantangan Ikn Baru ...

Hadapi Tantangan IKN Baru, Sutomo Jabir : Pemprov Kaltim Perlu Berbenah Dari Sekarang
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir. (int)

EKSPOSKALTIM.COM, Samarinda - Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir, mengatakan Pemprov Kaltim perlu berbenah diri dari sekarang. Pasalnya kata dia, masyarakat Kaltim tentunya tidak ingin hanya menjadi penonton dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru nantinya.

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, Kaltim dituntut untuk lebih responsif dalam menyiapkan segala sesuatunya. Sehingga saat kegiatan transmigrasi besar-besaran nantinya, masyarakat Kaltim sudah siap menghadapi hal itu.

Selain berbendah dari sisi pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim juga dituntut untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) handal dan kompeten dalam menghadapi persaingan setelah pembangunan IKN berlangsung.

“Tentunya, kita semua tidak ingin masyarakat Kaltim hanya menjadi penonton. Masyarakat Kaltim harus bisa ikut serta dalam pembangunan dan kemajuan IKN nantinya. Membenahi SDM dari sekarang adalah kuncinya,” katanya saat dijumpai belum lama ini.

Ketika disinggung mengenai program Beasiswa Kaltim Tuntas yang terus dikucurkan Pemprov Kaltim setiap tahunnya sebagai upaya peningkatan SDM, Sutomo pada dasarnya cukup mengapresiasi hal itu. Hanya saja dia menolak dengan lantang, jika itu dijadikan barometer utama keberhasilan pemerintah meningkatkan mutu SDM.

Lantaran untuk meningkatkan kualitas SDM, permasalahannya tak hanya melulu soal penyaluran beasiswa. Pembangunan dari tingkat terbawah adalah jawaban yang harusnya mampu diberikan pemangku kekuasaan. Seperti memenuhi fasilitas pendidikan di pelosok Kaltim yang masih jauh dari kata layak. Karenanya, dia meminta pemerintah tidak gampang jemawa.

“Saya rasanya kurang respect kalau dikatakan peningkatan SDM kita dan bidang ekonomi itu baik-baik saja. Karena faktanya tidak demikian. Contohnya, pembangunan SMA baru misalnya, cuman ada 8 se-Kaltim. Sementara jumlah anak didik semakin bertambah,” ulasnya.

Hal mendasar yang begitu sederhana ini, menurut Sutomo harusnya mampu dijawab kepemimpinan Isran Noor-Hadi Mulyadi, jika memang benar ingin membangun dan mempersiapkan generasi penerus Kaltim yang memiliki kualitas dan daya saing.

“Hal ini harus kita benahi. Jangan terlena dengan angka capaian yang masih bisa dipertanyakan kebenarannya. Sibuk bermain isu di atas, di tingkat nasional, sedangkan di pondasi bawah kita ini kropos,” pungkasnya. (adv)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :