PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BELUSUKAN, WALI KOTA NENI URAI PENYEBAB BANJIR DI BONTANG

Home Berita Belusukan, Wali Kota Neni ...

BELUSUKAN, WALI KOTA NENI URAI PENYEBAB BANJIR DI BONTANG
Walikota Bontang Neni Moerniaeni memberi himbauan kepada Camat Bontang Utara Zemmy Hasz (depan walikota) agar menghimbau warga memperhatikan selokan di depan rumahnya. (Dok. Humas)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang melakukan gerak cepat dalam menanggulangi masalah banjir yang kerap terjadi dibeberapa kawasan di Kota Taman, khususnya dimusim hujan seperti saat ini. Salah satu yang dilakukan adalah turun langsung mengunjungi daerah yang mengalami banjir seperti yang terjadi di RT 28 Kelurahan Api-Api,  RT 21 Kelurahan Guntung Kecamatan Bontang Utara, serta RT 25 dan 29 Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Sabtu (6/8) siang.

Kunjungan bersama dinas terkait ini selain sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang mengalami banjir, kunjungan tersebut juga sekaligus bertujuan untuk memantau penyebab terjadinya banjir dan selanjutnya dirumuskan solusinya, sehingga kedepan tidak banjir lagi kendati curah hujan cukup tinggi di Bontang.

Di temui disela-sela kunjungannya, Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa selain banjir kiriman dari luar wilayah Bontang, penyebab banjir ini juga disebabkan karena tersumbatnya selokan-selokan yang ada di depan rumah masyarakat. Dikatakan, sampah yang menyumbat salokan tersebut berasal dari sampah masyarakat yang membuang sampah disembarang tempat.

“Setelah kami pantau, dapat kami pastikan bahwa penyebab banjir ini disebabkan oleh tumpukan sampah masyarakat yang di buang keselokan. Maka dari itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Coba lihat daerah yang terkena banjir ini, semua selokannya tersumbat oleh sampah pelastik dan lain-lainnya seperti di RT 28 Kelurahan Api-api. Padahal, selokan yang telah di bangun pemerintah sudah cukup dalam. Karena banyak sampahnya, maka akibatnya banjir seperti ini,” beber Neni Moerniaeni.

Sama halnya di RT 21 Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, lanjut wali kota, berdasarkan pemantauannya, penyebab utama terjadinya banjir dikawasan itu karena ulah masayarakat yang membuang sampah sembarangan. Menyikapi hal tersebut, Neni memerintahkan kepada lurah dan camat dilingkungan Pemerintah Kota Bontang, agar menghimbau seluruh masyarakat untuk masing-masing rumah tangga bertanggung jawab atas kebersihan selokan yang ada di depan rumahnya.

“Pola pikir masyarakat kita harus dirubah. Karena untuk mengatasi persoalan banjir ini tidak akan bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah saja, akan tetapi membutuhkan kerjasama dan partisipasi masyarakat. Warga harus rutin membersihkan selokan yang ada didepan rumahnya. Dan saya yakin, jika hal ini dilakukan maka tidak ada banjir lagi di Kota Bontang,” ungkapnya. (*)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :