BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kaltim pada 11–12 April yang berisiko memicu banjir hingga pohon tumbang.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur pada 11–12 April 2026.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Carolina Meylita Sibarani menyebut kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
“Dalam dua hari ke depan (11 dan 12 April) hujan lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Kaltim,” ujarnya dikutip Sabtu (11/4).
Dampak yang perlu diwaspadai antara lain banjir, luapan sungai, jalan licin, tanah longsor, serta kemungkinan pohon tumbang akibat angin kencang.
Pada Sabtu (11/4), hujan diperkirakan terjadi di Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, serta enam kecamatan di Kabupaten Kutai Barat, yakni Bongan, Damai, Jempang, Muara Lawa, Muara Pahu, dan Penyinggahan. Selain itu, hujan juga berpotensi terjadi di Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Sementara pada Minggu (12/4), potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan meluas ke empat wilayah, yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.
Di Kutai Timur, hujan diperkirakan melanda Kecamatan Karangan, Kombeng, Long Mesangat, Sangatta Utara, Telen, dan Teluk Pandan. Sedangkan di Kutai Barat terjadi di Kecamatan Damai, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Long Iram, Sekolaq Darat, dan Tering.
Adapun di Kabupaten Mahakam Ulu, kondisi serupa diperkirakan terjadi di Kecamatan Laham dan Long Hubung. BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan.


