Wapres Gibran Rakabuming Raka merespons usulan DPR dengan mengajak lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif mulai berkantor di IKN seiring target sebagai ibu kota politik pada 2028.
EKSPOSKALTIM, Jakarta - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya terhadap usulan anggota DPR agar aktivitas pemerintahan mulai dipusatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia bahkan mengajak seluruh unsur penyelenggara negara, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif, untuk berkantor di kawasan tersebut.
“Terima kasih atas masukan dari Bapak Anggota Dewan Yang Terhormat Dedy Sitorus. Nanti kita sama-sama berkantor di IKN,” kata Gibran dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Gibran menegaskan langkah tersebut sejalan dengan penetapan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028.
https://eksposkaltim.com/berita/karhutla-mengintai-ikn-terapkan-strategi-pagar-betis--16723.html
“Karena IKN telah ditetapkan sebagai ibu kota politik di tahun 2028. Sehingga penyelenggaraan negara baik dari sisi eksekutif, yudikatif dan legislatif harus terpenuhi,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam rapat dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono pada 30 Maret, anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus menyoroti pemanfaatan infrastruktur yang telah dibangun di IKN.
Ia mendorong agar pejabat negara mulai menempati kawasan tersebut, termasuk Wakil Presiden dan sejumlah menteri.
“Dari dulu saya minta itu. Wakil Presiden, Menteri Kehutanan, Menteri Desa, Menteri Transmigrasi sana, dong, tinggal. Uang negara itu barang,” kata Deddy.
Menanggapi hal itu, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyatakan kesiapan fasilitas untuk mendukung aktivitas Wakil Presiden. Menurut dia, gedung dan sarana pendukung telah rampung, termasuk kesiapan staf yang mulai berada di lokasi.
https://eksposkaltim.com/berita/ikn-dorong-minat-beli-rumah-di-balikpapan-16692.html
“Kalau saya, rumah saya sekarang di sana, ya. Jadi saya berharap itu terjadi, akan ada beliau benar-benar akan berkantor di sana. Harapan saya,” kata Basuki.
Basuki menyebut rencana tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat, seiring kesiapan infrastruktur yang telah tersedia di kawasan IKN.

