PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

ERAU MERUPAKAN EVENT BUDAYA YANG BERLEVEL INTERNASIONAL

Home Berita Erau Merupakan Event Buda ...

ERAU MERUPAKAN EVENT BUDAYA YANG BERLEVEL INTERNASIONAL
kesenian dari delapan negara anggota CIOFF berparade diawal acara pembukaan Erau. (dok.humas kukar)

EKSPOSKALTIM, Tenggarong- Erau Adat Kutai merupakan event budaya yang kini berlevel Internasional. Setelah menjadi bagian dari kalender Festival Folklore dunia di bawah organisasi CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts).

"Dengan tampilnya negara anggota CIOFF dalam event Erau Adat Kutai dan Internasional Folk Arts Festival (EIFAF) yang di selenggarakan di Kota Raja Tenggarong, menjadikan Erau serupa jendela dunia, bagaikan melihat Indonesia dari tanah Kutai Kartanegara," kata Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, saat pembukaan EIFAF di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Minggu (21/8/2016).

Rita mengatakan, sejak dirinya menjadi Bupati pada 2010 lalu, kunjungan pariwisata di Kukar meningkat dari tahun ketahun. Menurutnya, tahun lalu saat jembatan Kartanegara belum rampung, kunjungan wisata ke Kukar mencapai 50 ribu orang. Dengan beroperasinya jembatan, dia menargetkan 70 ribu kunjungan ke Tenggarong.

"Ini memang saya lakukan agar kelak pariwisata menjadi andalan menghasilkan pendapatan asli daerah bersama sektor pertanian, untuk secara perlahan mengganti pendapatan dari sektor tambang dan Migas," ujarnya.

Dikatakannya, EIFAF tentunya mengangkat budaya Kesultanan Kutai, budaya pesisir Melayu Kutai dan budaya pedalaman dari beragam etnis masyarakat Dayak menjadi bagian tak terpisahkan dalam perhelatan festival budaya ini.

"Melalui EIFAF pesan yang ingin disampaikan adalah agar mampu menjunjung tinggi budaya daerah dalam pergaulan budaya antar bangsa," ungkapnya.

Lanjut dia mengatakan, rangkaian kegiatan itu menjadi atraksi wisata bagi pengunjung, serta menjadi sumber-sumber penggerak roda perekonomian bagi masyarakat.

"Membludaknya pengunjung yang datang, semakin ikut mengenalkan daya tarik wisata yang dimiliki Kukar khususnya di kota Tenggarong yang diharapkan akan terus menumbuhkembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan Kukar selain pertanian," demikian harapnya.

Pada pelaksanaan EIFAF yang keempat ini, partisipan mancanegara terdiri dari 10 grup berasal dari 9 negara, yakni dari Negara Estonia, Polandia, Romania, Rusia, Bulgaria, Lithuania, Kanada, Idaho - Amerika Serikat dan Taiwan dengan jumlah seluruh delegasi kesenian sebanyak 218 orang. Adapun partisipan dari Kabupaten Kutai Kartanegara melibatkan 99 kelompok seni Melayu Kutai dan kesenian Dayak serta paguyuban nusantara di Kutai Kartanegara dengan jumlah partisipan sebanyak 1.479 orang.

Dengan menampilkan pertunjukkan budaya dalam bentuk  Festival seni tradisi Kutai dengan agenda lomba tari Jepen, Lomba Musik Tingkilan Tradisi dan Lomba Baca Tarsul, gelar Upacara adat pedalaman. kemudian tradisi Beseprah, yakni makan bersama duduk bersila di jalan raya sepanjang lebih kurang 1 km.

Kemudian ada lomba permainan olah raga tradisional seperti begasing, belogo, kelom panjang, behempas rotan, behempas bantal, dagongan, asen naga dan menyumpit. Kemudian lomba gubang lunas, lomba perahu naga dan lomba balap perahu motor (ces). Selanjutnya terdapat Erau Expo dan Bazar Rakyat, Festival Kuliner serta Fashion Adat Kanak Kutai. (hmp02/humas kukar)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :