PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Saat Keselamatan Tambang Tak Berhenti di Atas Kertas

Home Berita Saat Keselamatan Tambang ...

Keselamatan kerja menjadi salah satu tantangan terbesar industri pertambangan. 


Saat Keselamatan Tambang Tak Berhenti di Atas Kertas
PT Cipta Kridatama (CK) mencatat 42.197.090 jam kerja sepanjang 2025. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Di industri pertambangan yang identik dengan risiko tinggi, catatan keselamatan kerja menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas operasional perusahaan. PT Cipta Kridatama (CK) mencatat 42.197.090 jam kerja sepanjang 2025 dan mempertahankan nihil kecelakaan fatal (zero fatality) selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023.

Capaian tersebut menjadi salah satu dasar yang mengantarkan anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM) itu meraih Gold Winner kategori Keselamatan Operasi Pertambangan dalam Indonesia Mining Services Award (IMSA) 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) di Bali. Pada ajang berbeda, perusahaan juga menerima penghargaan TOP CSR Awards 2026 Star 3 atas pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan.

Selain mempertahankan zero fatality, perusahaan melaporkan tingkat frequency rate kecelakaan kerja tetap berada di bawah ambang batas industri. Empat lokasi operasional CK di Sumatra dan Kalimantan juga menerima penghargaan Zero Accident pada 2025.

Perusahaan menyebut sejumlah upaya dilakukan untuk memperkuat sistem keselamatan kerja, mulai dari peningkatan kompetensi pekerja hingga pemanfaatan teknologi. Salah satunya melalui fatigue-triggered auto-braking system yang dikembangkan bersama mitra perusahaan untuk mendeteksi kelelahan operator dan memicu pengereman otomatis ketika potensi risiko teridentifikasi.

Di bidang sumber daya manusia, CK menjalankan sejumlah program peningkatan kompetensi seperti Advance Development Operator Program (ADOP), Training Need Analysis, serta sertifikasi bagi pengawas dan tenaga teknis. Perusahaan juga menerapkan standar operasional yang mengacu pada sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.

Direktur PT Cipta Kridatama Roni Setyawan mengatakan keselamatan kerja menjadi fondasi utama dalam menjalankan operasional perusahaan.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis hanya bermakna jika dibangun di atas fondasi keselamatan yang aman dan bertanggung jawab. Tidak ada kompromi dalam hal keselamatan operasi karena itu menjadi prasyarat dasar setiap kegiatan usaha. Setiap insan yang bekerja di area tambang harus pulang dengan selamat ke keluarganya,” kata Roni.

Selain penghargaan di bidang keselamatan operasi, CK juga menerima TOP CSR Awards 2026 Star 3 atas pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional.

Salah satu program yang dijalankan adalah Biotron atau Biochar Three in One, yakni pengembangan pupuk organik yang ditujukan untuk membantu memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Program tersebut dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu dan wilayah operasional Borneo Indobara, Kalimantan Selatan, melalui kolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang dan Balai Penyuluh Pertanian Kusan Hulu.

Sebelumnya, inisiatif tersebut juga memperoleh Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2025 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Menurut Roni, perusahaan akan melanjutkan pengembangan program sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Bagi sektor jasa pertambangan, tantangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan produktivitas dan target produksi. Perusahaan juga dituntut menjaga standar keselamatan kerja sekaligus memastikan aktivitas usaha memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar area operasi.

Dalam konteks tersebut, penghargaan yang diterima perusahaan pada 2026 menjadi bagian dari penilaian terhadap aspek keselamatan operasi dan pelaksanaan program sosial yang dijalankan di lapangan.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :