EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang akan melakukan pemetaan untuk menempatkan siswa penyandang disabilitas yang mendaftar ke SMP negeri.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan proses pendaftaran anak berkebutuhan khusus (ABK), dilakukan melalui Disdikbud sebelum nantinya dipetakan ke sekolah yang dinilai sesuai.
“Kalau untuk anak disabilitas, nanti dari sini yang memetakan,” katanya, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, penempatan siswa akan mempertimbangkan lokasi domisili, agar orang tua tidak terbebani jarak tempuh sekolah yang terlalu jauh.
“Kami akan menyesuaikan dengan domisilinya supaya orang tua tidak terlalu direpotkan, apalagi dengan kondisi khusus anaknya kan,” ujarnya.
Abdu Safa menjelaskan, sistem pemetaan tersebut juga mempertimbangkan kesiapan sekolah, termasuk ketersediaan tenaga pendidik dan kemampuan sekolah dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus.
Meski terdapat Sekolah Luar Biasa (SLB), Disdikbud tetap mendorong penerapan pendidikan inklusif di sekolah umum, agar anak disabilitas dapat belajar bersama siswa lainnya.
“SLB itu juga sekolah formal, tapi konsep inklusi itu memang bagaimana anak-anak ini bisa belajar di sekolah umum,” sambungnya.
Ia berharap, anak-anak di Kota Bontang mendapatkan pendidikan yang layak dan setara.

