EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyoroti berkurangnya jumlah peserta didik baru, di sejumlah sekolah dasar di wilayah Bontang Barat.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah pendaftar kelas 1 di SD Negeri 001 Bontang Barat, hanya tiga orang.
Sementara, SD Negeri 002 Bontang Barat tercatat sekitar 28 siswa yang mendaftar.
“SDN 002 mending 28, karena minimal satu kelas itu memang 28 orang. Nah, yang 001 hanya 3 orang saja,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, untuk melihat faktor penyebab menurunnya jumlah anak usia sekolah dasar di Kota Bontang.
Neni meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, agar melakukan pendataan jumlah anak usia 0 sampai 7 tahun secara rinci.
Ia menilai, data tersebut penting untuk mengetahui kondisi riil pertumbuhan penduduk dan angka partisipasi sekolah di daerah.
“Semua anak sekarang sudah punya kartu identitas anak. Jadi dari situ kita bisa liat ini faktor apa yang menyebabkan penurunan yang masuk sekolah,” sebutnya.
Meski demikian, Neni melihat ada sisi positif dari kondisi tersebut. Ia menyebutkan, salah satu faktornya, ialah kemungkinan keberhasilan program keluarga berencana yang dijalankan beberapa tahun terakhir.
Selain itu, berkurangnya jumlah rombongan belajar juga dinilai, dapat membantu penataan kembali kebutuhan guru di sekolah.
Pemkot Bontang pun berencana mengevaluasi angka partisipasi sekolah, khususnya untuk siswa SD kelas 1 agar tidak ada anak yang tertinggal pendidikan dasar.

