PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kalimantan Selatan Memerah, 1.299 Titik Panas Terdeteksi Hari Ini

Home Berita Kalimantan Selatan Memera ...

Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan memasuki fase mengkhawatirkan.


Kalimantan Selatan Memerah, 1.299 Titik Panas Terdeteksi Hari Ini
ILUSTRASI petugas dari Manggala Agni berjibaku memadamkan kebakaran lahan perkebunan kelapa sawit. Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 1.299 titik panas di Kalimantan Selatan pada hari ini, Rabu (2/9). Di saat yang sama, seluruh wilayah provinsi tersebut didominasi kategori sangat mudah terbakar berdasarkan sistem peringatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarbaru, Adhitya Prakoso, mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil pemantauan satelit pada pukul 07.00 Wita.

“Total 1.299 titik panas tersebut terdeteksi ditemukan di 12 kabupaten dan kota, sementara Banjarmasin tidak ditemukan titik panas,” kata Adhitya.

Berdasarkan tingkat kepercayaannya, sebanyak 231 titik panas masuk kategori rendah, 993 titik kategori sedang, dan 75 titik kategori tinggi.

Kabupaten Banjar menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 286 titik. Dari jumlah itu, 41 titik berada pada kategori rendah, 220 titik kategori sedang, dan 25 titik kategori tinggi.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan 254 titik panas, disusul Barito Kuala sebanyak 179 titik dan Kabupaten Tapin 149 titik.

Sementara itu, Hulu Sungai Utara tercatat memiliki 120 titik panas, Tanah Laut 73 titik, Tanah Bumbu 63 titik, Kota Banjarbaru 59 titik, serta Hulu Sungai Tengah 49 titik.

Adapun Kabupaten Kotabaru mencatat 34 titik panas, Balangan 26 titik, dan Tabalong tujuh titik.

Seluruh Wilayah Berstatus Merah

BMKG juga mencatat kondisi cuaca dan kekeringan vegetasi telah menempatkan seluruh wilayah Kalimantan Selatan dalam status merah pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Lahan dan Hutan.

Indikator Fire Weather Index menunjukkan potensi kebakaran berada pada kategori sangat tinggi atau sangat mudah terbakar hampir di seluruh daerah.

“Kondisi tersebut dipengaruhi tingkat kekeringan ekstrem pada vegetasi seperti semak belukar, serasah kering, serta lapisan tanah gambut di sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan,” ujar Adhitya.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat lahan menjadi sangat rentan tersulut api dan berpotensi mempercepat penyebaran kebakaran apabila muncul sumber pemicu.

Peringatan ini muncul ketika Kalimantan masih menghadapi musim kemarau yang ditandai meningkatnya titik panas dan kejadian karhutla di sejumlah wilayah. Dengan dominasi status merah di seluruh Kalimantan Selatan, potensi kebakaran dalam beberapa waktu ke depan dinilai masih perlu diwaspadai. (ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :