PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

ISPU Tembus 213, IKN Samboja dan Kutai Barat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Home Berita Ispu Tembus 213, Ikn Sam ...

Kualitas udara di Kalimantan Timur kian memburuk. Dua wilayah yakni Kutai Barat dan kawasan IKN Samboja tercatat masuk kategori sangat tidak sehat dengan ISPU menembus angka 213, tertinggi di Kaltim per pertengahan Oktober 2026.


 ISPU Tembus 213, IKN Samboja dan Kutai Barat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Foto udara Sungai Mahakam kawasan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/10/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur mengintensifkan pemantauan kualitas udara secara berkala di sejumlah kabupaten dan kota yang mencatatkan indeks pencemaran kategori sangat tidak sehat.

"Kami menyiagakan seluruh stasiun pemantau Air Quality Monitoring System (AQMS) dan mengawasi wilayah titik rawan emisi," kata Kepala DLH Kaltim Joko Istanto di Samarinda, mengutip Antara, Jumat (16/10/2026).

Laporan resmi pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per pertengahan Oktober 2026 menunjukkan wilayah Kabupaten Kutai Barat dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara berada pada tingkat memprihatinkan.

Stasiun AQMS di Sendawar, Kutai Barat, mencatat lonjakan angka dari kategori sedang menjadi sangat tidak sehat dengan nilai indeks sebesar 192.

"Kami memberikan imbauan kepada masyarakat Sendawar agar mengurangi aktivitas di luar ruangan," ujar Joko.

Sementara itu, kawasan IKN Samboja Wonotirto mencatatkan angka indeks pencemar tertinggi di Kaltim setelah stasiun pemantau setempat kembali aktif beroperasi.

Kondisi atmosfer di Wonotirto terukur berada pada angka indeks 213 yang tergolong sangat tidak sehat.

Selain dua lokasi kritis tersebut, beberapa daerah lain seperti Samarinda, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara juga mengalami penurunan kualitas udara hingga kategori tidak sehat.

DLH Kaltim terus menyelaraskan data pemantauan berkala dari stasiun fisik maupun sistem ISPUnet untuk mempercepat pemetaan paparan emisi udara di tingkat tapak.

"Masyarakat dapat memantau perkembangan kondisi kualitas udara secara terkini melalui aplikasi ISPUnet sebagai panduan untuk melakukan langkah proteksi kesehatan mandiri," ucap Joko.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :