EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang diminta untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada warga yang hendak mengurus pembuatan KTP, KK dan Akte.
Hal tersebut disampaikan langsung Walikota Bontang saat menyambangi Kantor Disdukcapil pada Kamis (29/9) pagi tadi, usai melayat ke rumah Almarhum Suparji, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang.
Dalam kunjungannya ini, Walikota Neni juga menyarankan Disdukcapil agar dalam pengurusan E-KTP ini tidak merepotkan warga lanjut usia atau pun warga yang memiliki kekurangan.
Seyogyanya, warga tersebut tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil bila ingin mengurus e-KTP. Akan tetapi, petugas Disdukcapil lah yang semestinya mendatangi mereka di rumah.
"Saya berharap agar pelayanan kepada masyarakat lebih ditingkatkan lagi, supaya pembuatan KTP, KK, maupun Akte kelahiran bisa cepat diproses," kata Neni kepada sejumlah staff Disdukcapil Kota Bontang.
Akan lebih baik kata Neni jika petugas Disdukcapil yang datang mendatangi warga yang tak memiliki e-KTP di setiap kelurahan Kota Bontang. Pun menanyakan alasannya kenapa warga tersebut tak memiliki atau membuat e-KTP.
“Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan, bahwa ada warga yang tidak bisa datang ke Disdukcapil karena lanjut usia, atau mungkin dalam keadaan sakit," imbuh Neni.
Sementara itu, Petugas Registrasi KTP dan KK Disdukcapil Kota Bontang Titin Nurhasanah menjelaskan, pelayanan seperti yang disarankan oleh Walikota Bontang ini sudah berjalan.
"Kalau untuk pelayanan seperti yang ibu wali sarankan, Alhamdulillah sudah berjalan. Sudah banyak yang kita bantu dari orang lanjut usia sampai orang-orang yang sedang sakit dan tidak dapat berjalan," katanya.
Bahkan kata dia, dalam waktu dekat ini pihak Disdukcapil akan mengsurati Lapas Kelas III Bontang, untuk dilakukannya pendataan terhadap narapidana yang tidak memiliki e-KTP.
"Insya Allah, kami juga akan mengsurati pihak lapas untuk dapat dibantu melakukan perekaman e-KTP bagi napi yang tidak memiliki KTP, dan akan dilakukan di area lapas," tandasnya.(ADV)

