EKSPOSKALTIM, Mahulu - Sebagai daerah otonom baru, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi. Salah satunya, kendala dalam memberikan mutu pendidikan yang lebih baik, dikarenakan kurangnya tenaga pendidik yang ada sekarang ini.
Kekurangan tenaga pendidik khususnya di bidang studi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terdapat pada sekolah yang tersebar di 5 kecamatan Kabupaten Mahulu diantaranya Long Bagun, Long Apari, Long Lelaham, Long Pahangai dan Long hubung.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahulu, Hubung Ngau mengatakan, dari 38 Sekolah Dasar dan 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terdiri 14 SMP Negeri dan 3 SMP Swasta, masih kekurangan guru untuk dua bidang studi tersebut.
"Misalnya di SMP Negeri 1 Long Bagun, masih kurang 1 guru. Terlebih untuk sekolah SMP 4 yang baru kami dirikan di Long Hubung sejak lalu," ungkapnya, Rabu (19/10) siang.
Menyikapi hal ini, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengimbangi kekurangan guru itu dengan memberdayakan guru yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan guru SM3T yang kembali diberdayakan.
"Dengan kekurangan itu kami berdayakan guru yang berstatus PTT dan guru SM3T guna menutupi kekurangan guru pengajar di dua bidang studi tersebut,"pungkasnya.(ADV)

