EKSPOSKALTIM, Bontang- Pemerintah Kota Bontang nampaknya harus peduli dan lebih memperhatikan sarana mobilisasi anak sekolah tanpa membedakan jenjang pendidikannya. Pasalnya, saat ini tidak sedikit anak murid yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) yang masih kesulitan dalam hal mobilisasi ke sekolah ataupun pulang dari sekolah.
Seperti halnya yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 004 Bontang Selatan yang terletak di Jalan MH Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan. Pasalnya, di sekolah ini tak sedikit anak muridnya yang mesti jalan kaki, ataupun menyetop kendaraan lewat yang tentunya dapat membahayakan nyawa mereka, disaat ingin berangkat ataupun pulang dari sekolah.
“Kami memang tidak menampik bahwasanya ada dari anak didik kami yang datang dan pulang sekolah selalu menyetop pengendara yang sedang melintas, karena kalau tidak seperti itu mereka akan terlambat dalam mengikuti proses pelajaran,” ungkap Kepala SDN 004 Bontang Selatan, Muslinawati saat ditemui di sekolah, Rabu (20/4/2016).
Meskipun demikian, kata Muslinawati, proses belajar mengajar yang berlangsung tetap diikuti oleh siswa dengan baik, walau mereka terkendala dari segi mobilisasi kesekolah, karena. Saat ini pemerintah hanya mempersiapkan sarana seperti bus untuk siswa-siswi SMP saja.
“Hampir 90% anak murid kami ada yang berjalan kami, menumpang tetangga ataupun memberhentikan pengendara yang sedang melintas. Karena mereka ada yang dari perumahan pama, nyerakat, perumahan kolpri, baltim serta segendis. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena kami sendiri juga terkendala dari sisi sarana dalam proses belajar-mengajar,” imbuhnya.
Lanjut Muslinawati, Jangankan menyediakan sarana mobilisasi untuk murid di sekolah ini, bahkan fasilitas yang diperuntukkan untuk siswa pun masih kurang di SDN 004 Bontang Selatan.
“Untuk melaksanakan ujian pun, kami harus memisahkan menjadi tiga ruangan. Dan kami harus menyisihkan satu murid keluar dari kursi dan melaksanakan ujian di gudang, dikarenakan tidak cukupnya ruangan di sekolah kami,” tandasnya.

