PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Rusus Nelayan Dipatok Rp 250 Ribu per Bulan

Home Berita Rusus Nelayan Dipatok Rp ...

Rusus Nelayan Dipatok Rp 250 Ribu per Bulan
(Foto:ilustrasi/ist)

EKSPOSKALTIM, Bontang- Perumahan khusus (rusus) nelayan yang dibangun negara akan dikelola melalui unit pelaksana teknis daerah (UPTD).

Pemerintah akan menyerahkan tanggungjawab pengelolaan kepada tim yang nanti akan dibentuk.

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP2) Bontang Maksi Dwiyanto menjelaskan, UPTD akan mematok biaya kontrak sebesar Rp 250 ribu per bulan. Biaya ini akan dikelola untuk menutupi biaya operasional perawatan rumah.

“Biaya akan tetap ada nantinya, tetapi tidak sebesar kalau ngontrak rumah biasa. Itu hanya sebagai iuran terkait pengelolaan agar tetap ada perawatan. Yang jelas semoga nelayan dapat terbantu,” tuturnya. 

Saat disinggung terkait status bangunan, ia menjelaskan penghuni bisa saja berganti karena status hanya sebagai pengguna, bukan sebagai pemilik rumah tersebut.

Mengutip penyampaian wali kota, Maksi mengatakan tidak menentukan spesifik kriteria nelayan yang layak menempati rumah sewa rendah ini. Hanya saja, tentu nelayan yang masuk golongan ekonomi rendah sesuai sasaran utama.

“Rumah yang tersedia terbatas ini bisa saja nantinya berganti penghuni, bila penghuni awal sudah tidak menempati lagi,” terangnya.  

Perumahan khusus nelayan dibangun di lahan seluas 1,5 hektar berlokasi persis di belakang perumahan Korpri di kawasan Bontang Lestari dengan total 50 rumah.  

Spesifikasi rumah adalah tipe 36 dengan luas tanah 200 meter persegi. Setiap rumah terdiri dari ruang tamu, satu kamar tidur, dapur dan kamar mandi. Sedangkan bahan bangunan nantinya menggunakan rangka kayu, dinding plywood dan menggunakan atap seng.

“Spesifikasi bangunan ini termasuk sederhana karena menyesuaikan anggaran yang tersedia,” terang Maksi.

Pembangunan rusus didukung negara melalui dana hibah dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pemerintah Kota Bontang mendapat bagian menyediakan lahan dan pemenuhan infrastruktur, seperti listrik, air, drainase, dan sanitasi Ipal.

Jika tidak ada aral melintang, pembangunan rusus nelayan diperkirakan selesai dalam waktu enam bulan.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :