PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Penolakan Kenaikan Tarif Air, Ratusan Personil Gabungan Siaga Satu

Home Berita Penolakan Kenaikan Tarif ...

Penolakan Kenaikan Tarif Air, Ratusan Personil Gabungan Siaga Satu
Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn. (Ekspos Kaltim/Ndi')

EKSPOSKALTIM, Bontang - Aliansi Masyarakat Bontang Menggugat (AMBM) berencana menurunkan sekira 1.000 orang dalam unjuk rasa menolak kenaikan tarif air. Guna mengantisipasi gangguan keamanan, Polres Bontang memastikan sebanyak 300 personil gabungan akan diterjunkan.

Saat ini 300 personil itu disebar di berbagai titik yang sudah ditentukan. Baik saat aksi unjuk rasa berjalan maupun pra aksi. Pun demikian, aparat berpakaian sipil juga akan disiagakan untuk mencegah adanya aksi penyusupan saat demo berlangsung.  

“Menyusup melakukan aksi diluar konteks aksi damai akan kami tindak sesuai prosedur yang berlaku, “ terang Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Kapolres Bontang, malam tadi. 

Perwira menengah berpangkat melati dua ini juga membenarkan jika pihaknya tengah membangun berkoordinasi dengan Satuan Brimob Polda Kaltim. Pasalnya dengan jumlah 1.000 orang lebih, pihak kepolisian harus menyesuaikan jumlah kekuatan untuk menghidari hal yang tak diinginkan.

“Ini untuk mencegah keamanan dan ketertiban selama aksi. Ratusan anggota saya akan disebar di berbagai titik,” jelas Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn saat ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Kapolres Bontang, malam tadi. 

Ratusan personil berasal dari berbagai fungsi satuan yang ada di Polres Bontang dan juga Polda Kaltim. “Surat pemberitahuan sudah kami terima. Dari kami akan menyiagakan 300 personil baik bermain lengkap maupun berpakaian sipil,” jelasnya. 

Kapolres juga meminta peserta aksi ini nantinya dapat mengendalikan diri masing-masing. Demonstrasi tanpa adanya kontak fisik, sambung Andy, diharap mampu membuat aspirasi dapat lebih tersalurkan dengan baik. 

“Saya berharap dan meminta agar pengunjuk rasa besok, bisa mengontrol diri masing-masing agar apa yang mereka inginkan dapat disampaikan dengan baik dan aksi berjalan lancer, damai dan aman terkendali,” pintanya.  

Diwartakan sebelumnya, AMBM berencana menurunkan sekira 1.000 orang untuk menolak kenaikan tarif PDAM, Senin (8/5) pagi. Mereka bakal menyuarakan aspirasi di Kantor PDAM Tirta Taman dan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota. 


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :