EKSPOSKALTIM, Bontang – Sepertinya ada yang berbeda dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa serta HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang pada Juli 2017 mendatang.
Di Pantai Marina, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (16/5) pagi tema budaya lokal coba digaungkan untuk mempererat rasa kebersamaan. Kali ini budaya yang coba diperkenalkan berasal dari Suku Dayak Kenyah.
Tampak para seluruh staff Kejari Bontang mengenakan busana adat suku asli Kalimantan itu. Tak terkecuali dengan kata Kepala Kejari Bontang Budi Setyadi yang mengenakan topi khas kepala adat.
"Untuk hari ini kami melaksanakan sesi pemotretan, selanjutnya akan di lanjutkan latihan bagi ibu-ibu sebelum hari peringatan itu sendiri," jelas Budi.
Selain foto bersama, moment ini menjadi ajang refleksi bagi para seluruh staf Kejari Bontang. Sebab, Budi menambahkan, pihaknya tengah banyak mengerjakan beberapa kasus yang sangat menjadi perhatian masyarakat Bontang.
Seperti kasus dugaan mark up pengadaan eskalator di Gedung DPRD Bontang dan Perusda Bontang.
Kepada jajarannya, ia meminta agar kinerja lebih profesional, bermartabat dan integritas kerja bisa dapat dimaksimalkan. "Kami ingin memberikan pemahaman bahwa kejaksaan benar ingin melayani maayarakat bulan melawan masyarakat," jelasnya
Sekadar diketahui, sebagai rangkaian peringatan juga pada Juli mendatang juga akan dilaksanakan bakti sosial dan seperti donor darah. "Sementara kami laksanakan secara internal, dan jika memungkinkan akan kami buka untuk umum," tukasnya.

