EKSPOSKALTIM, Samarinda - Sadar ancaman narkoba semakin menjadi-jadi, anggota DPRD Provinsi Kaltim Eddy Sunardi Darmawan menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan barang haram tersebut.
Menurut politikus PDI Perjuangan ini, meningkatnya peredaran narkoba di Indonesia merupakan ancaman dan bentuk serangan terhadap bangsa.
Apalagi baru-baru ini model dan jenis narkoba semakin beragam hingga 800 jenis, salah satu yang terbaru adalah jenis flakka.
"Sebab barang haram tersebut umumnya dari luar masuk ke Tanah Air. Hal ini pun sudah berlangsung bertahun-tahun, selain memperketat pertahanan pintu masuk masyarakat juga diminta tanggap dan sensitif untuk memutus mata rantai peredaran narkoba," ungkapnya.
Eddy juga mengatakan kewaspadaan dan kepedulian masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menyukseskan program pemberantasan narkoba, setidaknya peduli pada lingkungan sekitar rumah dan anggota keluarga.
Dirinya amat menyayangkan jika ada masyarakat yang merasa acuh tehadap lingkungan mereka sendiri terkait masalah narkoba ini.
"Padahal bahaya narkoba dan peredarannya sangat banyak. Pemerintah pun sudah menempuh banyak cara mengatasi masalah narkoba seperti mengadang peredaran narkoba, penyuluhan, kampanye anti-narkoba serta operasi-operasi narkoba di tempat-tempat tertentu ditingkatkan," urainya.
Semua upaya yang telah dilakukan pemerintah tentu sangat berpengaruh dalam menekan angka peredaran narkoba, untuk semakin memperkuat jaringan memutus mata rantai dan masuknya narkoba ke Tanah Air.
“Pemerintah diminta jangan sampai kecolongan terhadap masuknya narkoba jenis flakka, meskipun sejauh ini belum ada yang bisa memastikan narkoba jenis flakka masuk ke Indonesia,” sebutnya. (adv)

