EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemadaman lampu jalan di Kota Bontang sejak sepekan terakhir menyisakan pertanyaan di masyarakat.
Salah satu fasilitas publik ini, sudah sepekan lebih tidak dialiri setrum yang mengakibatkan sejumlah ruas jalan tampak gelap gulita. Kondisi tersebut tentu membahayakan bagi setiap pengendara yang melintas.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Etha Rimba Paembonan menyayangkan hal tersebut terjadi. Menurutnya, lampu jalan menjadi sesuatu hal yang prioritas dan mendesak.
"Kita akan cari tahu permasalahannya, dalam waktu dekat kita akan panggil pihak terkait," ucap Politisi Gerindra ini,Senin (28/8).
Etha berharap, dengan pemanggilan tersebut bisa menghasilkan solusi guna mengatasi masalah padamnya lampu jalan.
"Itukan masuk dalam belanja rutin yang setiap bulannya dianggarkan, walaupun ada tunggakan, Lapas Bontang yang juga menunggak tetap bisa jalan, karena ini kan menyangkut fasilitas publik," tambahnya.
Tapi, anggota Komisi III DPRD Bontang Rusli Ali NT mengatakan, seharusnya pihak PLN bisa bijak dalam menyikapi hal ini. Jika terkait utang piutang ia menyarankan bisa diselesaikan sesuai administrasi.
"Terkait utang piutang antara Pemkot Bontang dengan PLN, silahkan itu diurus sesuai prosedur, dan tanpa merugikan masyarakat " ungkapnya.
Ia berharap, pemerintah dan pihak PLN bisa menyelesaikan permasalahan ini, agar fasilitas publik tersebut bisa kembali dinikmati. (adv)

