EKSPOSKALTIM.com, Balikpapan - Pencarian terhadap Ridho (22) yang dikabarkan tercebur ke Teluk Balikpapan kembali dilanjutkan Tim SAR Gabungan. Korban rupanya berprofesi sebagai juru mudi alias nakhoda MV Intan Jaya, bukan ABK seperti berita sebelumnya.
Kepala Kantor Basarnas Kaltimra melalui Kasi Ops Octavianto mengatakan, proses pencarian dilakukan mulai pukul 7 pagi dengan melihat kondisi cuaca di perairan.
Berita terkait: Astaga, ABK MV Intan Daya Kecebur di Teluk Balikpapan
"Pencarian dilakukan dengan radius 2 Nautical Mile atau 3,5 Km dari lokasi terceburnya korban dengan mengerahkan 5 alat utama mulai dari speedboat, perahu karet dan perahu lainnya," kata Octavianto, Kamis (5/7/2018).
Pencarian warga Tempuran RT 002 Kelurahan Klepu, Kabupaten Temanggung Jawa Tengah itu juga melibatkan unsur SAR lainnya. "Kami dibantu rekan-rekan dari Banda Indonesia, Info Bencana dan relawan," ungkapnya.
Baca: Masa Kerja Pansus Banjir di Bontang Diperpanjang, Ini Tanggapan Etha
Diberitakan sebelumnya, Ridho dikabarkan terjatuh atau melompat saat kapal MV Intan Jaya sedang lego jangkar di perairan Teluk Balikpapan. Insiden itu terjadi sekira pukul 5 sore pada Rabu, 4 Juli kemarin.
"Kami juga mendirikan posko untuk memudahkan koordinasi dan menggali informasi dari masyarakat yang sekiranya melihat korban dalam kondisi apa pun," tutup Octavianto.
Video Aliansi Organisasi di Bontang Bentuk Forum Tolak Tenaga Kerja Asing
ekspos tv

