EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang berencana untuk menerapkan Bontang Silent. Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, mengingat kasus positif Covid-19 di Kaltim yang terus meningkat.
Komandan Kodim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda menerangkan, selama program ini berjalan, pemerintah meminta masyarakat untuk menunda sementara aktifitas. Jika tidak penting, diminta untuk tidak bepergian.
Baca juga : TNI-Polri di Bontang Bagikan Ribuan Masker, Ajak Masyarakat Terapkan Prokes
Selama itu pula, lanjut Dandim, penjagaan akan dilakukan dibeberapa titik, berkoordinasi Polres Bontang. Beberapa lalulintas pun akan dialihkan.
"Tidak ada sanksi khusus. Jika kedapatan ada yang melanggar, kita arahkan untuk kembali," ucap Dandim disela acara gowes di Kelurahan Guntung, Jumat (5/2/2021).
Baca juga : Keluyuran saat Isolasi Mandiri, Siap-siap Didenda Rp 100 Ribu
Program ini dilaksanakan, guna menekan angka penyebaran covid di Kalimantan Timur, khususnya kota Taman (sebutan Bontang).
"Kita perlu lakukan suatu tindakan yang menyeluruh. Harapannya dapat menekan penyebaran covid. Pak gubernur sudah buat keputusan. Mari kita dukung," pungkasnya.

