EKSPOSKALTIM, Bontang - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ahmad Yani yang ditemui Eksposkaltim di Kantor BPBD, Jalan Awang Long, Kecamatan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, menjelaskan program yang sedang di jalankannya terkait sosialisasi pemetaan daerah rawan bencana di 15 Kelurahan yang ada di Kota Bontang, Kamis(12/05/2012).
Menurut Yani, dalam menjalankan sosialisasi ini , pihaknya menerapkan metode persuasif dengan mengunjungi langsung berbagai kalangan yang bisa di jadikan penyambung lidah BPBD dalam menyebarkan informasi sosialisasi .
“Kami mencoba untuk merubah metode sosialisasinya dengan mendatangi Rukun Tetangga (RT), Majelis Taklim, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan ibu-ibu Pembinaan Kesejateraan Keluarga (PKK). Karena semakin banyak orang yang mendengar informasi, akan semakin bagus," celetuknya.
Dengan metode sosialisasi seperti ini, pihaknya meyakini organisasi yang ia sebutkan tadi dalam setiap melakukan pertemuan, dapat menyampaikan kepada komunitasnya terkait apa yg harus dilakukan sebelum terjadi bencana, dan apa yang dilakukan setelah terjadi bencana.
“BPBD juga memberikan kesempatan kepada 15 kelurahan ketika ada sosialisasi bulanan, mereka dipersilahkan untuk menentukan penanggulangan bencana apa yang ingin mereka ketahui, dan bagai mana cara menanggulanginya,” jelasnya.
Yani berharap ada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan, karena menurutnya dengan mengikuti pelatihan lah seseorang bisa mendapatkan skill.
“Teman-teman yang berada di sini dulunya tidak memiliki keahlian di bidang mengatasi bencana.Setelah diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, mereka sudah bisa,” ujarnya
Tak hanya itu, ia pun berharap ada penambahan sarana dari pemerintah, agar pihaknya dapat lebih memaksimalkan pelayanan terkait penanggulangan bencana.
“Kami juga berharap bisa dilengkapi dengan alat-alat sefty yang bagus, untuk keselamatan anggota kami saat dilapangan. Dan yang paling penting mungkin, Speed Boat atau kapal cepat agar kami bisa menyiram kebakaran dari laut juga," imbuhnya (*)

