EKSPOSKALTIM, Bontang - Menjadi seorang wartawan harus memiliki kompetensi serta mampu bekerja secara profesional, handal dan senantiasa taat serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Untuk mewujudkan insan wartawan yang profesional, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang Selasa (15/11) pagi menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Ball Room Hotel Sintuk Bontang.
Hadir sekaligus membuka kegiatan UKW yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus PWI Kota Bontang priode 2016-2019 dan Sosialisasi Wartawan yang Profesional dan Kompeten ini, adalah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Acara ini juga dihadiri Ketua PWI Provinsi Kaltim Endo Efendi, perwakilan PWI Pusat Junaidi, Ketua PWI Kota Bontang Agus Susanto, perwakilan perusahaan dan beberapa kepala SKPD di Lingkungan Pemkot Bontang.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya UKW untuk para wartawan di Kota Bontang. Menurutnya, UKW ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh PWI Kota Bontang dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi para wartawan, baik wartawan media on line dan media cetak mengingat wartawan adalah orang yang membuat dan menyebarkan berita, kejadian atau peristiwa melalui media massa supaya diketahui oleh masyarakat.
“Profesi wartawan ini merupakan salah satu profesi yang sangat mulia. Sajian yang disampaikan melalui tulisan bisa menjadi edukasi kepada masyarakat, yang tadinya tidak tau menjadi tau, tadinya tidak faham menjadi faham. Nah, begitulah kira-kira peran media. Untuk itu, saya meminta agar berita yang akan dilansir media supaya berimbang, sesuai dengan kode etik jurnalistik sehingga media dapat memberi effect positif bagi masyarakat,” terangnya.
Neni juga mengharapkan dengan adanya UKW ini, wartawan di Kota Bontang semakin profesional dan benar-benar faham akan pentingnya patuh terhadap kode etik jurnalistik,, karena pekerjaan wartawan berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat atau publik. Dan dalam melaksanakan tugasnya kata Neni, wartawan harus memiliki standar kompetensi yang memadai.
“Intinya adalah kalau medianya profesional dan wartawannya juga berkompeten, maka saya yakin media tersebut akan memiliki peminat yang banyak, karena sekarang tidak dapat dipungkiri persaingan antara media semakin kompetitif sehingga dibutuhkan pengelolaan berita yang baik,” ungkap Neni.
Sementara Ketua PWI Kota Bontang Agus Susanto menambahkan bahwa UKW ini diikuti puluhan wartawan dari berbagai media yang berkedudukan di Bontang. Selain UKW, PWI Bontang juga sekaligus melaksanakan sosialisasi wartawan profesional dan kompeten dengan harapan wartawan di Bontang bisa semakin profesional dan kompeten, serta menghilangkan adanya kesan wartawan abal-abal.

