EKSPOSKALTIM, Bontang- Pada masa peralihan atau pancaroba, wabah demam berdarah tumbuh subur. Peredaran dari nyamuk Aedes aegypti sebagai pemicu demam berdarah dengue (DBD) menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan, masyarakat Kelurahan Loktuan melakukan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), yang saat ini telah banyak menghilangkan nyawa warga Bontang.
Kelurahan Loktuan bersama Ikatan Pemuda Loktuan Bontang (IPLB), serta Masyarakat Rukun Tetangga (RT) 50, mengadakan Kerja Bakti Pembersihan Paret untuk mengantisipasi merebaknya nyamuk Aedes Aegypti di sepanjang Jalan Pupuk Raya, Jum'at (26/8/2016).
Sekretaris Lurah Loktuan (Seklur) Supriadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan bertujuan agar aliran air bisa lancar dan tidak terjadi genangan air yang dapat mempercepat jentik-jentik nyamuk.
"Tempat seperti ini sangat berbahaya karena tempat yang kotor dapat mempercepat penyebaran nyamuk, apalagi kalau ada genangan air ," ujarnya disela sela membersihkan paret.
Lanjut ia mengingatkan, hal yang paling penting dilakukan adalah mencegah DBD dengan melakukan 3M, (Menguras, Menutup dan Mengubur) barang-barang bekas pakai. Selain itu juga, diperlukan kesadaran tinggi dari masyarakat dalam berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.
"Seperti menyingkirkan genangan air, memantau dan membersihkan selokan (Parit), menjaga lingkungan rumah ataupun lingkungan sekitar serta membuang sampahlah pada tempatnya," paparnya.
Sementara itu, Ketua RT 50 Imank Ahyari mengungkapkan rasa terima kasih kepada kelurahan Loktuan serta IPBL yang telah berpartisifasi membantu dalam membersihkan paret di lingkungannya, serta mensosialisasikan secara langsung agar menjaga lingkungan tetap bersih.
" Semoga aksi ini dapat meminimalisir merebaknya penyakit DBD. dapat membasmi bibit nyamuk Aedes Aegypti sehingga aman dari merebaknya DBD yang dapat berdampak buruk pada diri kita sendiri," tandasnya.

