EKSPOSKALTIM, Bontang - Dua kali bunyi ledakan keras terdengar dari kawasan Jalan MH Thamrin Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, sekira pukul 02.00 Sabtu (11/3) dini hari.
Kebanyakan warga, yang tengah terlelap tidur, terbangun lantaran panik, setelah mendengar ledakan tersebut. Usai ditelisik, dentuman keras tersebut berasal dari dua buah trafo gardu induk milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) meledak diduga akibat korsleting.
“Saya kira ledakan bom,” ujar saksi mata ditempat kejadian, Muhammad Saleh (38), kepada media ini. Bunyi ledakan terdengar, bahkan hingga ke Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru. Lokasi gardu berada di pinggir jalan. Beruntung percikan api tak merambat ke pepohonan sekitar.
Saat itu, lelaki yang juga Ketua RT 16 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara itu menerangkan dirinya tengah melakukan giat patroli rutin bersama warga setempat.
“Tepatnya sekitar jam 2 kami mendengar ada suara ledakan sebanyak 2 kali kami pun mengira itu suara bom makanya kami cari tau asal suaranya," terang Saleh, kepada EKSPOSKaltim, Sabtu (11/3) pagi.
Pasca ledakan terjadi, sejam kemudian sepanjang jalan kawasan Tanjung Limau gelap gulita akibat listrik padam.
"Untuk penyebab persisnya kami tidak tau namun bisa diduga korslet atau ada binatang yang melintas disitu yang jelas akibatnya sepanjang jalan dari ramayana menuju tanjung limau gelap," ujarnya.
Tak berselang lama, pihak PLN Bontang tiba di lokasi kejadian guna melakukan perbaikan. "Kami langsung menghubungi pihak terkait, dan alhamdulillah sudah kembali normal," ujarnya.

