EKSPOSKALTIM, Mahulu - Dua kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang belum mendapat jaringan 3G, yakni Kecamatan Long Pahangai dan Kecamatan Long Apari. Kedua kecamatan tersebut letaknya berada paling ujung dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.
Sudah bisa ditebak, hingga kini masyarakat disana belum juga lepas dari kesulitan dalam memperoleh informasi. Saat ini, Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Mahulu tengah berupaya agar sebanyak lima kecamatan di Mahulu dapat menikmati jaringan 3G.
"Kita masih lakukan pembenahan jaringan 3G dari Kampung Sirau sampai ke pusat kabupaten," kata Yosep Tekwan Hunyang selaku Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur Teknologi Informasi (TI) dan Telematika Diskominfostaper Mahulu, saat dihubungi via telephone, Rabu (19/4).
Setelah melakukan pembenahan jaringan 3G yang ada saat ini, Diskominfostaper akan segera melakukan penyuluhan jaringan 3G kepada masyarakat Long Pahangai dan Long Apari.
"Kita juga sudah mulai survei kesana. Cuman kendalanya pasti ada dan tidak secepat itu. Tapi kita usahakan lah semua masyarakat Mahulu secepatnya bisa merasakan jaringan 3G," tuturnya.
Ia menyadari bahwa, masyarakat diperbatasan begitu sulit mengirim data maupun file yang membutuhkan jaringan 3G. Dan meski menggunakan jaringan Wifi juga tetap lamban proses pengiriman data dan filenya.
"Banyak keluhan yang masuk dari peretasan. Disanakan banyak Tentara (Pamtas) dan mereka juga butuh jaringan 3G untuk mengirim laporan. Tapi saat ini hanya menggunakan jaringan wifi seadanya," pungkasnya.

