EKSPOSKALTIM, Mahulu - Meski berada di daerah terpencil, sarana pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus berkembang.
Meminjam catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, saat ini telah memiliki 39 SD, 18 SMP dan 8 SMA yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Mahulu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu Feridiana Hendoq mengatakan, satu gedung SMA tengah dibangun di Kampung Mamahak Ulu, Kecamatan Long Bagun.
Dengan begitu, kabupaten berusia 4 tahun ini bakal memiliki sembilan SMA.
“Sarana pendidikan sangat penting di Mahulu, karena dengan begitu, kami bisa mengejar ketertinggalan dengan sekolah-sekolah di daerah lain,” katanya kepada Ekspos Kaltim, Rabu (2/8).
Kendala membangun pendidikan di Mahulu, menurut Feri, sapaan akrabnya, adalah minimnya anggaran. Meski begitu, pihaknya terus mengupayakan agar kualitas pendidikan di Mahulu bisa terus maju.
“Anggaran kami (Disdikbud Mahulu, Red) sangat minim. Jadi pembangunan pendidikan di sini harus bertahap, tidak bisa langsung banyak,” tuturnya.
Selain itu, Feri juga membeberkan jumlah pelajar yang ada di Mahulu. Dia mengungkapkan, pelajar SD di Mahulu tercatat ada 3.923, sedangkan SMP ada 1.386 pelajar dan SMA ada 1.150 pelajar.
“Antusias anak-anak di Mahulu untuk belajar sangat tinggi, jadi sarana juga harus bisa mengimbangi,” tandasnya. (adv)

