EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Kenaikan harga bahan kebutuhan produksi seragam sekolah, dipastikan tidak membuat Pemerintah Kota Bontang menurunkan kualitas bantuan seragam bagi para siswa di tahun ajaran baru.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan kualitas bahan seragam seperti tahun sebelumnya, meski saat ini terjadi kenaikan harga di pasaran.
“Kualitasnya tetap sama seperti tahun lalu. Walaupun harga-harga naik, pendidikan tetap berupaya memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Abdu Safa mengaku, kondisi kenaikan harga bahan kain dan kebutuhan produksi lainnya, memang menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengadaan seragam sekolah.
Bahkan, situasi tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan distribusi, apabila penyesuaian pengadaan tidak berjalan cepat.
Meski demikian, Ia menegaskan kualitas bahan tetap menjadi prioritas utama agar siswa memperoleh seragam yang layak, nyaman digunakan, dan tahan dipakai dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Menurut Abdu Safa, pemerintah tidak ingin bantuan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat mengalami penurunan mutu, hanya karena adanya tekanan kenaikan harga bahan di pasaran.
Karena itu, pihaknya terus berupaya melakukan penyesuaian dalam proses pengadaan tanpa mengurangi standar kualitas yang selama ini diterapkan.
“Kualitasnya insyaallah sama dengan tahun tahun sebelumnya,” tegasnya.
Disdikbud juga berharap, distribusi seragam dapat berjalan lancar, sehingga seragam gratis bisa tersalurkan ketika tahun ajaran baru.

