EKSPOSKALTIM, Bontang - Bidang Tata Usaha (TU) UPT PPI Tanjung Limau Kota Bontang, Sufyan mengungkapkan berdasarkan data produksi ikan yang tercatat pada UPT PPI Tanjung Limau Kota Bontang, dalam setiap bulannya produktifitas tertinggi ada pada ikan tongkol dengan angka mencapai kurang lebih 68 Ton pada Bulan April 2016.
“Memang Ikan Tongkol adalah penyumbang terbesar bagi para nelayan. Pasalnya dari setiap bulan, selama 4 bulan terakhir angkanya selalu tertinggi dibandingkan yang lain. Berdasarkan data yang tercatat disini, yang diikuti oleh angka terbesar kedua adalah ikan layang pada bulan April mencapai 22 Ton,” Jelasnya saat ditemui dikantornya, Jalan M. H. Thamrin, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (19/5/2016).
Lanjut Sufyan, tongkol tergolong ikan yang mudah dalam perkembang biakannya, sehingga memiliki habitat yang cukup besar diperairan laut Kota Bontang dan Sekitar wilayah Bontang.
“Dari ilmu nelayan yang saya pernah dengar, memang ikan tongkol ini gampang bertelurnya mas, sehingga habitatnya termasuk banyak diperairan Bontang, mungkin seperti itu alasan kenapa ikan tongkol begitu dominan,” terangnya.
Disisi lain, salah satu pedagang ikan tongkol Samrina, membenarkan bahwa ikan tongkol pada saat ini sangat banyak beredar dipasaran dengan berbagai ukuran, sehingga membuat harga ikan tersebut mengalami penurunan yang perkilonya hanya dihargai Rp. 12.500.
“Memang lagi banyak tongkol mas, yang kita ambil dari pengepul rata-rata ikan tongkol. Sekarang saja harganya cukup rendah,” katanya. (*)

