Pemerintah Kabupaten Berau membentuk tim percepatan untuk mengembangkan potensi Kecamatan Kelay, dari wisata alam dan budaya hingga komoditas kakao, sekaligus mendorong kampung-kampung naik status menjadi mandiri.
EKSPOSKALTIM, Berau - Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur membentuk tim untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan untuk mendongkrak berbagai potensi yang tersebar di Kecamatan Kelay, baik di bidang pertanian, budaya, pariwisata, dan lainnya.
"Tim Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Kecamatan Kelay yang baru dibentuk ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam merumuskan kebijakan strategis, memberikan rekomendasi, serta mempercepat pembangunan berbasis data," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, dikutip Sabtu (18/4).
Tim ini penting karena Kecamatan Kelay merupakan wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam besar dan beragam, sehingga potensi tersebut memiliki peluang dikembangkan.
"Keindahan Bukit Merabu, Puncak Ketepu, Danau Nyadeng, kekayaan budaya etnis Dayak yang masih terjaga, hingga komoditas kakao khas dengan cita rasa unik yang telah menembus pasar nasional dan internasional, tentu bisa menjadi kekuatan utama dalam pengembangannya," kata dia.
Ia melanjutkan bahwa potensi yang begitu lengkap ini diyakini mampu menjadi daya tarik, sekaligus modal besar bagi Kelay untuk tumbuh dan berkembang berbasis keunggulan lokal yang khas.
Dalam percepatan ini ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, mulai kecamatan, pemerintah kampung, badan permusyawaratan kampung, tokoh adat, dan unsur masyarakat.
Ia juga mendorong keterlibatan aktif mitra pembangunan seperti perusahaan atau sektor swasta dalam mendukung kemajuan kampung melalui program pemberdayaan masyarakat, termasuk sinkronisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
Pembangunan kampung, katanya, merupakan tanggung jawab bersama. Hal ini menjadi penting karena Kecamatan Kelay merupakan pintu masuk Kabupaten Berau, karena ingin wajah perbatasan Berau mencerminkan daerah yang maju dan sejahtera.
Ia menyadari kendala selalu ada, misalnya berdasarkan data Indeks Desa Membangun tahun 2025, Kecamatan Kelay masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan, namun hal ini tentu bisa diatasi.
"Dari total 14 kampung di Kelay, sebanyak enam kampung telah berstatus maju, sementara delapan kampung lainnya masih berstatus berkembang. Meski demikian, tidak ada lagi kampung yang berstatus tertinggal, namun juga belum terdapat kampung dengan status mandiri," katanya.
Untuk itu, percepatan pembangunan terhadap semua kampung di Kelay menjadi fokus utama pihaknya agar seluruh kampung secara perlahan dapat meningkat statusnya menjadi kampung mandiri. (Ant)

