EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Bahkan keberadaan para pelaku UMKM itu sangat berpengaruh dalam perkembangan perekonomian.
Berbekal dari itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bontang ambil bagian untuk dalam mengembangkan UMKM di Bontang.
Buktinya, mereka menggelar bincang UMKM yang membahas tentang “Strategi Penjualan Online Melalui Shoope dan Permodalan Bagi UMKM” di Comand Center, di Jalan Awang Long, Selasa (29/6/2021).
Dengan menghadirkan pemateri dari SME Develompment Shoope Muhammad Fazri dan Kepala Unit BRI Badak M Yuza Ramadha.
Turut hadir, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Ketua Kadin Bontang Herman Saribanong, perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Yusran.
Herman Saribanong mengatakan, sebagai pimpinan Kadin, tentunya memiliki perhatian dalam perkembangan UMKM di Bontang.
Apalagi kata dia, dibutuhkan perhatian untuk meningkatkan taraf pelaku UMKM. Pasalnya, UMKM mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat di sektor bawah.
“Melalui kegiatan ini, Kadin mengambil langkah untuk meningkatkan UMKM untuk “Naik Kelas”. Pelaku usaha di bawah naungan Kadin, menjadi tuan rumah dalam hal meningkatkan taraf hidup ekonomi keluarga di bidang usaha UMKM,” ungkapnya.
Selain itu dirinya menyebut, salah satu tolok ukur keberhasilan pemerintahan adalah bagaimana memajukan UMKM di Kota tersebut. Otomatis, perputaran uang dalam berjalan dengan baik.Seiring berjalannya peningkatan tersebut.
“Untuk itu kami ingin bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan UMKM,”paparnya.
Herman pun mengakui, kendala para UMKM saat ini, berada di Pemasaran. Untuk itu, dirinya mengambil langkah untuk meningkatkan penjualan melalui online dan membantu memperoleh permodalan.
“Kita harus mengambil langkah bagaimana produk UMKM pasarannya bukan hanya di Bontang saja. Tetapi bisa ekspor keluar daerah. Misalnya Samarinda, Balikpapan, Jakarta bahkan ke luar negeri,” bebernya.
Terlebih lanjut dia, saat ini Kadin Indonesia memiliki program peningkatan UMKM . Sehingga di tengah pandemi ini, UMKM dapat tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.
“Saat ini akibat pandemi banyak pelaku usaha mikro tutup. Dan kita harus mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi itu,” imbuhnya.
Dalam kegiatan ini, sebut dia dilakukan pembatasan. Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19. Terlebih banyak beberapa daerah di Bontang masih zona merah. Kedepannya, program ini akan digelar lebih besar lagi. Sehingga para UMKM merasakan manfaatnya.
“Harapannya kegiatan ini bisa berkelanjutan. Dan antara pemerintah dengan Kadin dan pelaku UMKM dapat tumbuh bersama membangun perekonomian lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Bontang Najirah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kadin tersebut. Menurutnya, program ini dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan para UMKM di Bontang. Dengan begitu, mereka mampu tumbuh dan berkembang dalam membangun usahanya tersebut.
“Program ini sangat baik. Untuk itu, para UMKM di Bontang dapat memanfaatkan momen ini. Karena ilmu ini sangat bermanfaat dalam pengembangan usaha,” terangnya

