EKSPOSKALTIM, Bontang- Isu terlibatnya salah satu komunis motor kota bontang, dalam balapan liar, yang di gelar setiap Jumat,sabtu dan minggu malam, diseputaran gunung sari, Kota Bontang. Juga dibantah oleh Ketua Grand Bontang Community (GBC), Harianto, sabtu (5/3/2016) tadi malam.
"Yang balapan liar disana itu bukan komunitas tapi geng, kalau komunitas punya aturan yang wajib ditaati semua orang yang tergabung di komunitas itu,” terangnya.
Kata Harianto, sebelumnya All bikers telah melakukan koordinasi kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Satlantas Polres Bontang, untuk menawarkan kerjasama dalam melakukan pengamanan diarea balapan liar.
"kami sudah koordinasi kepada Satlantas Polres Bontang, untuk membantu melakukan pengamanan di sirkuit dadakan itu,” ujarnya.
Ditambahkan pembina All Bikers, Rusli Ali mengatakan, sangat mendukung rencana para bikers, untuk membantu pihak kepolisian dalam pengamanan balapan liar yang sudah cukup meresahkan warga Kota Bontang.
"Saya sangat mendungkung langkah mereka, untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam pengamanan balapan liar, biar orang yang lewat daerah itu merasa aman,” tutup Rusli.

