Bontang, EKSPOSKALTIM - Sebuah rumah di Kampung Masdarling, RT 26 Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang diterjang longsor hingga bagian depannya ambruk.
Econ salah satu warga menceritakan bahwa musibah longsor ini terjadi dua bulan lalu yang membuat rumah tetangga depan rumahnya tersebut ambruk parah. Kondisi paling parah bulan ini hingga akses jalan warga masuk harus putus, sumur air bersih warga dan tanah kaplingan milik warga juga hilang digerus air sungai.
“Ini tanah kaplingan punya beberapa orang mas, padahal sudah mau bangun, itu kayunya sudah siap," ujarnya sambil menunjukkan kayu yang disimpan di pinggir jalan.
Perbaikan sebenarnya telah dilakukan bulan lalu dengan menimbun kembali area longsor, namun hal itu tidak bertahan lama. Hanya selang sebulan tanah kembali longsor ketika musim penghujan tiba. Sehingga akses jalan warga terputus
“Bulan ini hujan terus kan," ucapnya.
Econ yang sudah delapan tahun tinggal di wilayah tersebut mengaku bahwa saluran air yang berada depan rumahnya ini dulu hanyalah parit kecil. Namun akibat pengalihan aliran karena proyek bendungan kini berubah menjadi sungai, hal ini diduga kuat menjadi penyebab longsor.
“Jadi dialihkan ke sini," ucapnya.
Jika hujan deras dan air sungai semakin besar membuatnya dan warga sekitar menjadi kuatir longsor susulan. Pasalnya jarak longsor dengan teras rumahnya hanya beberapa meter saja.
Oleh sebab itu dia berharap agar segera ditangani, seperti dilakukan penurapan sungai agar warga lebih aman dan nyaman. “Kalau bisa secepatnya mas, kalau jalan ini habis saya mau lewat mana," pintanya.

