EKSPOSKALTIM, Mahulu- Kecelakaan lalu lintas di jalur darat dan sungai Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) minim terjadi. Dinas Perhubungan (Dishub) Mahulu mencatat, pada 2016 hanya ada satu kecelakaan terjadi di jalur darat, sedangkan di sungai nihil.
Sementara itu, sepanjang Januari hingga Juli 2017, tidak ada peristiwa yang mengancam keselamatan, baik di darat maupun sungai.
Kepala Seksi Keselamatan Angkutan Darat dan Sungai Dishub Mahulu Agus Bayu Aji mengatakan, kecilnya angka kecelakaan yang terjadi Mahulu, lantaran pihaknya aktif memberikan imbauan langsung kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan.
Para pemilik kapal, kata dia, diimbau untuk melengkapi surat-surat kapal serta menyediakan life jacket. Sementara para penumpang kapal, diminta untuk mengenakan life jacket selama perjalanan.
Sedangkan untuk para pengguna jasa transportasi darat, Dishub menyarankan agar pengendara melengkapi surat-surat kendaraannya dan menggunakan helm.
“Karena sifatnya masih imbauan, para pelanggar hanya kami (Dishub Mahulu) tegur saja,” katanya kepada media ini, Rabu (2/8).
Namun, lanjut Agus, pihaknya juga rutin menggelar razia kelayakan kendaraan bekerja sama dengan Polsek Mahulu. Dengan begitu, para pelanggar bisa terkena sanksi.
“Kalau razia bersama Polsek, pelanggar bisa terkena sanksi administrasi, karena ada undang-undang yang mengatur,” lanjutnya.
Pada kesempatan ini, Agus juga mengimbau, warga yang sering keluar daerah agar lebih memilih menggunakan transportasi sungai karena tingkat keselamatannya lebih tinggi ketimbang menggunakan transportasi darat.
“Jalan darat yang belum teraspal merata sangat rentan terjadi kecelakan. Selain itu, minimnya penerangan jalan, juga rawan terjadinya kejahatan,” tukasnya. (adv)

