EKSPOSKALTIM, Bontang - Seperti diketahui, Snorkeling merupakan kegiatan berenang atau menyelam dipermukaan laut dengan menggunakan alat bantu pernapasan berupa snorkel (selang berbentuk J) dan sebuah masker yang berfungsi untuk melindungi mata serta hidung dari air.
Peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan pelindung mulut di bagian ujung sebelah bawah ini, berfungsi sebagai jalan masuk udara ketika bernapas dengan mulut tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air.
Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan, Pengendalian, Kelautan Dan Perikanan Dinas Perikanan Kelautan Dan Pertanian (DPKP) Kota Bontang, Andi Hasanuddin, menyarankan bahwa bagi pemula yang ingin melakukan snorkeling sebaiknya harus didampingi agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
"Adanya teman disamping kita sangat berguna jika ada kesulitan atau sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi. Tidak harus lebih bagus kemampuannya dibanding anda, minimal dia dapat mencari bantuan atau memberitahukan seseorang apabila ada bahaya menimpa anda," ujarnya saat ditemui di Kantor DPKP Kota Bontang, Rabu (19/10) pagi.
Ia menambahkan, dalam melakukan snorkeling yang paling penting menurutnya adalah jangan panik. Karena jika kita panik, maka hal yang kita takutkan akan terwujud.
"Jangan panik, tetaplah tenang. Kepanikan hanya akan membuat anda melakukan gerakan-gerakan tidak perlu yang membuang energi dan berbahaya. Jika masker atau snorkel anda kemasukan air, lakukanlah teknik clearing dengan tetap tenang. Jika anda mengalami kesulitan, tetaplah tenang dan mintalah teman anda untuk membantu." Imbuhnya
Bukan hanya itu, yang perlu juga diingat bagi pelaku snorkeling adalah jangan terlena dengan keindahan laut, karena keindahan laut yang bisa membuat kita terlena. Tetap waspada, dan perhatikan keadaan sekitar dan kondisi air laut.
"Keindahan alam bawah laut kadang membuat kita terlena dan membuat kita kurang waspada. Tetaplah perhatikan kedaan sekitar, perhatikan perubahan arus gelombang laut untuk menghindari arus yang kencang. Perhatikan teman anda, jangan sampai terpisah. Perhatikan tempat berpijak jika kita ingin berhenti sejenak, jangan sampai menginjak karang atau bulu babi," pesannya.


.jpg)