PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pasang Ratusan Tiang Pancang, Simpang BJBJ Balikpapan Ditutup 3 Bulan

Home Berita Pasang Ratusan Tiang Panc ...

Ancaman longsor di Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan memaksa pemerintah menutup total jalur nasional selama tiga bulan, setelah tanah amblas puluhan sentimeter dan retakan terus meluas.


Pasang Ratusan Tiang Pancang, Simpang BJBJ Balikpapan Ditutup 3 Bulan
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana. Foto: Ekspos/Erik

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasioal (BBPJN) memutuskan menutup total ruas jalan nasional tepatnya di Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan, selama tiga bulan ke depan untuk penanganan longsor. Penutupan dilakukan mulai Rabu (13/5/2026) malam.

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, memaparkan data mengkhawatirkan terkait kondisi jalur tersebut. Berdasarkan pantauan satu bulan terakhir, tanah di lokasi tersebut amblas hingga 28 sentimeter dengan pola rekahan yang sudah melahap seluruh badan jalan.

"Kondisinya sudah sangat membahayakan. Pergerakan tanahnya masif dan rekahannya terus meluas. Jika tidak segera diintervensi, risikonya terlalu besar bagi pengendara," ujar Yudi, Rabu (13/5/2026).

Kolaborasi Anggaran Pusat dan Daerah

Proyek pemulihan jalan longsor ini menjadi potret kolaborasi apik antara pusat dan daerah. Akibat efisiensi anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum, perbaikan jalan nasional ini akhirnya didanai oleh APBD Kota Balikpapan sebesar Rp9,5 miliar.

Yudi menjelaskan bahwa penanganan permanen ini sempat tertunda dan hanya berupa pelapisan aspal sementara sejak 2024. Namun, merespons situasi darurat, Wali Kota Balikpapan memberikan respons cepat untuk mengucurkan dana perbaikan melalui Dinas PU Balikpapan.

"Pengerjaan fisik dilakukan oleh Dinas PU Balikpapan, sementara desain hingga pengawasan teknis sepenuhnya di bawah supervisi BBPJN," imbuhnya.

Teknologi Mortar Busa dan 100 Tiang Pancang

Investigasi geolistrik dan pengeboran mengungkap fakta bahwa jenuhnya air pada kedalaman 4-5 meter menjadi biang kerok longsor. Hal ini dipicu oleh kebocoran pipa PDAM yang berada tepat di bawah badan jalan. Pihak PDAM pun telah diminta segera melakukan penggantian pipa guna menghentikan rembesan air.

Untuk memperkuat struktur jalan sepanjang 80 meter tersebut, tim teknis akan menanam sedikitnya 100 tiang pancang (bor pile) sedalam 4 meter. Selain itu, material mortar busa atau timbunan ringan akan digunakan untuk meminimalkan beban pada tanah yang labil.

Rekayasa Lalu Lintas

Selama masa pengerjaan yang diprediksi memakan waktu dua hingga tiga bulan, arus lalu lintas dari Balikpapan Utara menuju Bandara maupun sebaliknya akan dialihkan sepenuhnya. BBPJN Kaltim telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta jajaran Satlantas Polresta dan Ditlantas Polda Kaltim untuk mengatur skema rekayasa jalan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat. Kami berupaya pengerjaan selesai dalam waktu 2 hingga 3 bulan agar jalur vital ini kembali aman," tutup Yud


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :