PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

PASOKAN MINIM, HARGA BAWANG MERAH CAPAI 43 RIBU PERKILO

Home Berita Pasokan Minim, Harga Bawa ...

PASOKAN MINIM, HARGA BAWANG MERAH CAPAI 43 RIBU PERKILO
ilustrasi

EKPOSKALTIM, Bontang – Sejumlah harga kebutuhan pokok mulai mengalami penurunan yang signifikan usai lebaran. Namun, tidak dengan harga bawang merah yang masih terbilang tinggi dibanding hari-hari biasanya (harga normal).

Salah seorang pedagang di Pasar Rawa Indah, Asriadi, mengatakan harga bawang merah saat ini mencapai Rp.43 ribu per kilogram, masih sangat tinggi dibanding harga biasanya yang hanya berkisar Rp.30 ribu per kilogram.

“Memang bawang merah masih tinggi harganya. Harga dari petaninya juga sangat tinggi, otomatis harga pasaran juga ikut meningkat, belum lagi permintaan pasar juga menurun,” kata Asriadi saat ditemui dilapak jualannya, Minggu siang (24/7/16) tadi.

Asriadi mengungkapkan, harga yang diterima para pengecer dari petani bawang terbilang cukup tinggi, mencapai Rp.39 ribu hinga Rp 40 ribu perkilonya. Tidak seperti sebelumnya, yang hanya berkisar Rp.34 ribu hingga Rp.35 ribu perkilonya.

“Jelas, jika dari petaninya langsung menjual sudah Rp.40 ribu, kita disini sebagai pengecer menjual Rp.43 ribu sampai 45 ribu perkilonya. Ya, paling hanya untung seribu atau lima ribu, tergantung pedagangnya,” ulasnya.

Menurutnya, tingginya harga bawang merah ini lebih dikarenakan persedian bawang dari petani yang sangat menurun. “Saya sempat bertanya sama petani yang biasa saya mengambil barang, memang keluhannya sering mengalami gagal panen. Tetapi saya tidak tau, itu karena cuaca atau faktor lain. Hal itu yang membuat susahnya untuk menyediakan bawang merah ini,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, lanjut ia menambahkan, selain petani sering mengalami gagal panen, pasokan bawang merah ini juga tidak bisa didapatkan dari petani lokal di Kaltim, namun semua berasal dari luar kota.

“Bawang merah tidak bisa kita dapat dari petani lokal, kita ngambil dari luar kota semua. Mulai dari daerah Sulawesi, Jawa, dan Nusa Tenggara Barat. Biasanya dari daerah Bima yang menghasilkan bawang merah paling banyak,” tutupnya


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :