Saat ini, DPUPR Mahulu tengah melakukan pengerasan tanah di jalan lintas Kabupaten Mahulu-Kubar ini. (Dok. Ekspos Kaltim)
EKSPOSKALTIM, Mahulu – Pembangunan jalan penghubung Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menuju Kabupaten Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kini telah masuk tahap pengerasan tanah.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mahulu Yunik Bachtiar mengatakan, setelah pengerasan tanah selesai, selanjutnya akan dimulai pengaspalan jalan penghubung lintas kabupaten itu.
“Saat ini kami sedang mengeraskan tanah menggunakan material batu-batu kerikil,” katanya kepada media ini, Rabu (30/8).
Namun, pembangunan jalan tersebut banyak ditemui kendala. Dia menturkan, kendala yang paling besar dihadapi pihaknya adalah pembukaan lahan.
“Sebelum pengerasan kami lakukan pembukaan lahan jalan. Namun masih ada yang belum terbuka, karena kontur tanah di sini berbeda dengan tempat lain. Kontur di sini naik-turun,” tuturnya.
Oleh sebab itu, dia melanjutkan, dirinya belum bisa menargetkan kapan jalan tersebut bisa segera dinikmati masyarakat.
“Kemungkinan agak lama membangun jalan ini, dan pastinya butuh biaya yang mahal,” lanjutnya.
Dia menjelaskan, jalan tersebut nantinya akan melintasi tiga kecamatan di Mahulu. Yaitu, Kecamatan Long Bagun, Long Laham dan Long Hubung. Total, jalan tersebut memiliki panjang sekitar 150 Km.
“Jalan ini nantinya akan menjadi penghubung Kecamatan Long Bagun menuju Kecamatan Tering (Kubar),” tandasnya.
Diwartakan sebelumnya, pembangunan jalan lintas kabupten itu membutuhkan dana sekira Rp60 miliar untuk proses pembukaan lahan hingga pengerasan tanah selesai. Dana tersebut didapat dari APBD Mahulu. (adv)
Editor : Benny Oktaryanto

