EKSPOSKALTIM, Bontang – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bontang Selatan II berupaya tingkatkan kualitas jajanan anak disekolah, dengan berinisiatif memberikan pelatihan khusus peningkatan kwalitas makanan, baik di kantin maupun pedagang kaki lima yang ada di sekitar sekolah.
“Ditahun 2014 ada keracunan makanan dan korbannya itu anak – anak SDN 011 dan SDN 006 Berebas Tengah. Kejadiannya entah dari makan di kantin, atau di pedagang kaki lima yang ada di sekitar sekolah,” kata Tiwi Suci Pertiwi petugas Kesehatan Lingkungan (KONSELING) Puskesmas Bontang Selatan II, Sabtu (23/7/16).
Selain pelatihan, pihak Puskesmas ini juga menghimbau para pedagang kaki lima maupun kantin sekolah, khususnya pedagang gorengan maupun pentol agar lebih mengutamakan kebersihan dan kehigienisan makanan yang mereka jual.
Nantinya, pedagang kaki lima ataupun kantin sekolah yang sudah diberi pelatihan, akan diberi stiker sebagai tanda bahwa makanan yang mereka jual ini sudah layak konsumsi.
“Dari pelatihan tersebut, kami juga memberikan stiker kepada para pedagang yang ada di kantin sekolah, maupun pedagang kaki lima. Dengan pemberian stiker tersebut membuktikan bahwa makanan yang di jual telah mendapat persetujuan dari Dinas Kesehatan. Dan makanan tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat maupun anak – anak sekolah,” jelasnya
Tiwi menambahkan, pihaknya akan selalu memantau kualitas makanan yang dijual para pedagang tersebut.
“Kami pun menghimbau kepada seluruh pedagang, baik di kantin sekolah maupun yang ada disekitar sekolah, agar bisa menjaga kwalitas makanan yang mereka jual. Dan jangan lupa, kehigienisan makanan bisa tetap dijaga. Karena suatu saat, kami bisa langsung mengecek ulang tanpa memberitahukan kepada pedagang terlebih dahulu,” tungkasnya.

